
JANGAN REMEHKAN SETAN
Lukas 21:34-35
1 Petrus 5:9. Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.
Tuhan Yesus mengingatkan kita agar berjaga-jaga terhadap musuh yang bekerja aktif dan memiliki banyak strategi untuk menjerat anak-anak Tuhan. Musuh kita bukan pribadi yang nampak secara fisik sehingga dengan mudah kita bisa memukul untuk mengalahkannya. Namun, musuh yang tidak kelihatan ini benar-benar ada dan sangat berbahaya karena bisa membinasakan kita.
Seringkali sikap hidup kita meremehkan kuasa Iblis adalah dengan menganggap, bahwa kita kebal dan pasti menang melawan si Iblis. Sama seperti halnya Petrus maupun Yudas Iskariot sebelum jatuh dalam jerat Iblis sudah diperingatkan Tuhan Yesus.
Kesombongan diri sendiri, bahwa bersama Tuhan Yesus kita pasti menang menghadapi Iblis dan menyepelekan kekuatan kuasa mereka telah menjadikan banyak orang Kristen, aktivis Gereja, hamba Tuhan berjatuhan kembali dalam perbuatan dosa yang sama setelah mereka bertobat dan percaya Tuhan Yesus.
Kejatuhan kali ini jauh lebih parah dari yang sebelum diri mereka bertobat. Oleh sebab itu, kewaspadaan diri dan senantiasa berjaga-jaga menjadi sangat penting buat kepentingan diri sendiri. Ingatlah, bahwa kita memiliki dua musuh utama yang sama-sama berbahaya yang ada di sekitar kehidupan kita yaitu hawa nafsu diri dan kuasa kegelapan Iblis.
Tuhan Yesus dan para Rasul melalui firman Tuhan, mengingatkan kita agar senantiasa waspada dan berjaga-jaga selalu setiap saat. Musuh kita jangan dianggap remeh sebab cara bermain dan tipu dayanya sangat halus. Iblis mampu memperdaya kita untuk memercayainya, seakan-akan hal itu berasal dari Allah padahal dari Iblis. Iblis bisa berpura-pura sebagai serigala berbulu domba atau Malaikat Terang. Allah memerintahkan kita agar melawan Iblis dengan iman yang teguh.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau berjaga-jaga dan melawan Iblis dengan imanku yang teguh kepada-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Matius 26:36-56; Kisah Para Rasul 15:35-41; Mazmur 56-57; Imamat 4:1-5:13.
GBI Pasir Koja 39 Bandung