
LUPA KEBAIKAN TUHAN
Mazmur 103:1-5
Mazmur 103:2. Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!
Seorang pemain bola yang kariernya sedang naik daun memutuskan untuk tetap bermain di klubnya yang tergolong biasa meskipun banyak klub yang lebih besar membujuknya untuk pindah ke klub mereka. Alasannya ialah karena ia merasa klub kecilnya itu telah berjasa melatih dan membesarkan namanya sejak ia merintis karier sebagai pemain profesional. Selama klubnya terus memperpanjang kontraknya, ia berkomitmen akan tetap bermain di klubnya meski banyak klub lain mengiming-iminginya dengan berbagai tawaran menggiurkan.
Keputusan sederhana pemain bola tersebut merupakan contoh tindakan yang menggambarkan “kacang yang tidak lupa pada kulitnya”. Di dalam Alkitab banyak tokoh yang memutuskan untuk setia terhadap kulitnya. Salah satunya Rut yang begitu setia terhadap Naomi, mertuanya, meski secara logika tidak ada apa-apa lagi yang bisa diharapkan dari Naomi. Kesetiaan Rut terhadap Naomi bertolak belakang dengan sikap Lot terhadap Abraham, pamannya sendiri, sekaligus orang yang telah membesarkannya.
Istilah “kacang yang tidak lupa pada kulitnya” bukan lagi menjadi standar etika yang perlu kita terapkan saat menjalin relasi dengan sesama. Namun, hal itu juga yang dikehendaki Tuhan untuk kita aplikasikan ketika menjalin hubungan dengan-Nya. Bila saat ini kita berhasil dan diberkati dengan kecerdasan, memiliki berbagai macam talenta, materi yang melimpah, tubuh yang sehat, keluarga yang harmonis dan sebagainya, itu semua karena anugerah Tuhan, bukan karena usaha atau jerih payah kita sendiri. Karena itu, jangan sampai kita memegahkan diri kita sendiri, tapi bermegahlah di dalam Tuhan saja. Seperti sebutir kacang yang tak bisa menjadi apa-apa tanpa kulitnya, begitu juga hidup kita yang tak akan bermakna tanpa campur tangan Tuhan.
Ciri orang yang kurang bersyukur adalah sering melupakan hal-hal baik yang ia terima dari Tuhan.
Doa: “Saya akan ingat selalu kebaikan-Mu, ya Allah pemeliharaku. Amin.”
Bacaan Setahun: Matius 25:31-46; Kisah Para Rasul 15:12-21; Mazmur 52-53; Keluaran 39:32-40:38.
GBI Pasir Koja 39 Bandung