
DOA, SUATU TERAPI
Yesaya 40:21-26
Yesaya 40:26. Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya? Satupun tiada yang tak hadir, oleh sebab Ia maha kuasa dan maha kuat.
Mendiang DR. Donald Barnhouse, seorang pendeta dan penulis dari Amerika yang sangat dihormati, suatu kali naik ke mimbar dan menyampaikan pernyataan yang mencengangkan jemaatnya, “Doa itu tidak mengubah apa-apa!” Suasana menjadi sunyi senyap pada kebaktian Minggu di Philadelphia itu. Tentu saja komentar itu dimaksudkan untuk menyadarkan orang-orang Kristen, bahwa Allah berdaulat atas segala sesuatu. Waktu kita benar-benar ada di tangan-Nya.
Bukan kata-kata doa yang membuat perubahan. Allahlah yang membentuk dan mengubah! Dialah yang memegang kendali. Pernyataan Barnhouse benar, kecuali dalam satu rincian kecil: doa mengubah kita! Ketika kita berdoa, kita berubah dan itulah sebabnya doa menjadi suatu terapi yang bisa mengatasi kecemasan serta kekhawatiran.
Ada seorang laki-laki dari tanah Us bernama Ayub, ia orang saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan (Ayub 1:1). Tetapi Ayub mempercayai ketakutannya dan hal yang ditakutkan itulah yang terjadi di dalam kehidupan Ayub (Ayub 3:25)
Ya, kita juga hanya menerima apa yang kita percayai. Seringkali, banyak di antara kita tidak tahu harus melakukan atau mengucapkan apa ketika masalah datang, akibatnya kita ketakutan dan kuatir. Karena, hanya itu respon yang kita ketahui dan biasa kita lihat di sekitar. Padahal, kalau kita tahu janji Tuhan, kita dapat mengucapkan janji Tuhan tersebut dan mengharapkan hal itu terjadi di dalam hidup kita, sekalipun situasi yang kita lihat buruk.
Allah berdaulat atas segala sesuatu dalam kehidupan kita. Dia yang memegang kendali atas hidup kita. Mari datang kepada-Nya melalui doa yang terus kita panjatkan, bukan hanya pada waktu susah ataupun senang, tetapi sepanjang umur hidup kita. Lihatlah bagaimana Allah bertindak melalui doa-doa kita.
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau tetap berdoa seperti yang Engkau telah firmankan. Amin.”
Bacaan Setahun: Matius 18:15-35; Kisah Para Rasul 10:23b-33; Mazmur 28-30; Keluaran 10-11.
GBI Pasir Koja 39 Bandung