
KEMANUSIAAN YESUS
Yohanes 1:1-14
1 Timotius 3:16. Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: “Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan.”
Yesus dilahirkan dari seorang perempuan, maka Ia mempunya sifat manusia, Ia menjadi “keturunan dari perempuan”, “keturunan Abraham”, “keturunan Daud”, hingga Yesus sebagai manusia sejati merupakan pernyataan yang tidak dapat dibantah, disangkali atau pun diperdebatkan, tetapi dalam hal kelahiran-Nya, terlihat banyak kenyataan yang supranatural (Luk. 1:35)
Yesus hanya mempunyai benih yang berasal dari Allah dan bukan dari manusia, sebab enam bulan sebelum Maria menikah, ia telah hamil dari Roh Kudus. Alkitab sudah menubuatkan demikian. Malaikat pun sudah memberitakan kabar ini. Yusuf pun mendapat wahyu ini serta menaati perintah-Nya. Pekerjaan Yesus selanjutnya pun menyatakan Ia sungguh lahir dari seorang perawan. Ia menyebut Maria dengan ibu.
Kristus memiliki 2 sifat, Ilahi dan manusiawi. Tidak ada perbedaan besar atau pun kecil dari keduanya, sesuai dengan firman Tuhan (1 Tim. 3:16).
Sebagai manusia Ia pernah merasa lapar, tidur, letih, berdoa, tumbuh normal seperti manusia umumnya, merasakan penderitaan, mencucurkan darah.
Apakah tujuan Yesus memiliki sifat kemanusiaan?
- Agar Ia dapat menyatakan Allah kepada manusia (Yoh. 1:18), dan mengenal Allah dengan benar (Yoh. 14:6)
- Sebagai teladan manusia sempurna (Yoh. 13:15).
- Dapat merasakan apa yang manusia alami.
- Berhubungan erat dengan penebusan.
- Bersangkut paut dengan kematian, kebangkitan, kenaikan dan penghakiman-Nya.
Mari kita selalu bersyukur untuk Sang Juruselamat yang sudah lahir ke dalam dunia ini, Dia dapat merasakan apa yang kita alami, dan mendengar ketika kita berseru kepada-Nya.
Doa: “Tuhan Yesus, kami bersyukur memiliki Juruselamat yang turut merasakan apa yang kami rasakan. Haleluya. Amin.”
Bacaan Setahun: Wahyu 18:1-20; Ibrani 12:1-6; Daniel 6; Zakharia 10.
GBI Pasir Koja 39 Bandung