Renungan Harian 10 Desember 2020

RISIKO TERGILA

Lukas 1:26-38

Lukas 1:38. Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Bangsa Yahudi hidup di bawah ketentuan tradisi atau budaya yang sangat ketat dan ekstrim. Salah satunya adalah tidak diperkenankannya hubungan seks di luar nikah, dengan alasan apa pun. Jika itu terjadi maka perempuan yang mengandung akan diusir, dibuang untuk diasingkan, bahkan bisa dirajam. Ironisnya lagi, perempuan itu dikeluarkan dari ikatan keluarga. Kenyataan ini sempat membuat Maria kuatir karena ia mengandung di luar nikah. Bagaimana ia membuktikan, bahwa ia mengandung tanpa pernah berhubungan seks dengan tunangannya.

Ternyata Maria berani mengambil risiko tergila. Maria dengan penuh hormat menerima kenyataan tersebut. Dia percaya pada perkataan malaikat Gabriel yang mengunjungi dirinya. Sebenarnya bagi Maria itu adalah kehormatan besar, karena pada masanya ada kerinduan besar bagi para perempuan di Israel untuk menjadi ibu bagi Mesias. Allah menjatuhkan pilihan-Nya kepada Maria. Hal itu dinyatakan dengan terus terang oleh Gabriel melalui salamnya “Salam, engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.” Hanya saja pemilihan itu memakai cara yang sulit dimengerti dan bahkan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di kalangan Yahudi yang sangat memperhatikan kesucian keluarga. Potensi itu digambarkan di Injil Matius, justru oleh sikap calon suaminya sendiri, Yusuf. Yusuf yang tulus hati diam-diam akan menceraikan Maria. Namun, Maria justru belajar menerima hal yang sulit itu. Dikarenakan imannya kepada Tuhan ia menerima risiko kehancuran hubungannya dengan Yusuf. Lagipula, Elisabet isteri Zakharia yang juga mengalami kuasa Allah yang ajaib itu, memberikan kekuatan kepada Maria untuk menerima hal sulit itu. 

Tidak ada yang mustahil bagi Allah. Kita sebagai orang yang dipilih-Nya dan dipakai-Nya juga harus berani mengatakan, “Ya Tuhan, aku percaya, jadilah padaku sesuai kehendak-Mu!”

Doa: “Bapa didalam nama Yesus, aku percaya dan mau jadilah kehendak-Mu padaku. Amin.”

Bacaan Setahun: Wahyu 7; Ibrani 8:1-6; Yehezkiel 40:1-47; Zefanya 1

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …