
BERITA KELAHIRAN YESUS DARI NAZARET
Lukas 1:26-38
Lukas 1:26. Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret.
Nazaret adalah kota yang tidak terkenal dan merupakan sebuah sudut terpencil di negeri itu. Satu tempat yang tidak memiliki reputasi dalam hal keagamaan atau pengetahuan, bahkan berbatasan langsung dengan wilayah bangsa-bangsa kafir, oleh karena itu dinamakan wilayah Galilea bangsa-bangsa bukan Yahudi. Kenyataan, bahwa sanak keluarga Kristus tinggal di tempat bangsa-bangsa lain ini menunjukkan, bahwa anugerah diberikan kepada tempat di mana Allah mau berkarya. Perhatikanlah, tempat terpencil atau tempat yang tidak ternama kalau Allah berkenan kepadanya, maka semuanya tidak akan menjadi masalah.
Suatu penghiburan bagi kita, ketika segala sesuatu tampak teramat gelap, bahwa Allah yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, Ia dapat berkata, ”Sampai di sini saja kesuraman itu ada, sampai sekian lama saja ia akan berlangsung, dan tidak lebih, tidak lagi.”
Dalam masa-masa terburuk umat Allah dapat menghibur diri dengan iman, bahwa Allah sanggup menjadikan kegelapan menjadi terang yang ajaib.
Natal bukan hanya perayaan ulang tahun Yesus saja, melainkan kedatangan Yesus ke dunia yang memberikan pengharapan kepada manusia berdosa. Jika Yesus sudah datang 2000 tahun yang lalu membawa terang, mengapa masih ada orang yang hidup tanpa pengharapan dan damai?
Doa: “Tuhan Yesus, jadikan banyak orang melihat terang-Mu melalui kehidupanku. Amin.”
Bacaan Setahun: Wahyu 4; Ibrani 7:1-10; Yehezkiel 36; Habakuk 1
GBI Pasir Koja 39 Bandung