Renungan Harian 08 November 2020

RAHASIA KEMENANGAN DAUD II

Mazmur 119:1-176

Mazmur 119:164. Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil.

Dari awal sampai akhir Mazmur 119, tidak henti-hentinya pemazmur menggambarkan bagaimana bahagia dan nikmatnya seseorang yang berpegang dan hidup menurut Taurat Tuhan. Menurut pemazmur, damai sejahtera Allah itu antara lain tampak dalam beberapa bentuk.

Pertama, keberanian menghadapi musuh-musuh yang mengejarnya tanpa alasan. Artinya ia tidak takut menghadapi ancaman apa pun (ayat 161). Inilah tanda orang yang berserah kepada Tuhan dan kehendak-Nya. Dengan sendirinya orang seperti ini merasakan ketentraman dan kenyamanan dalam kehidupannya (ayat 165).

Kedua, tidak mengalami depresi, tidak merasa kalut, tidak melarikan diri dari keberanian untuk menerima kenyataan hidup, dan berusaha memecahkan persoalannya dengan sukacita. Hal ini dilandasi oleh keyakinan, bahwa semuanya dilakukan bersama Tuhan. Seseorang yang melupakan kenyataan hidupnya dan tidak berusaha memecahkannya dengan dalih iman, sama dengan orang yang hidup di awan-awan, dan tidak ada bedanya dengan mereka yang mengkonsumsi obat-obatan terlarang.

Kecintaan dan kesetiaan pemazmur kepada Taurat telah membawa dia pada damai sejahtera Allah (ayat 163, 167). Karena itulah, pemazmur tidak bisa berbuat lain, kecuali memuji-muji Allah terus-menerus (ayat 164, 171, 172, 175). Pujian yang dilakukan pemazmur keluar secara spontan karena kekagumannya pada Allah dan Taurat-Nya. Memuji Tuhan di sini berarti mengerahkan segala kemampuan, kekuatan, dan segenap jiwa melalui perbuatan-perbuatan baik yang bersumber pada Allah dan Taurat-Nya. Allah sudah mengaruniakan kebaikan, keselamatan, keadilan, dan kebenaran yang nyata dalam Kristus kepada kita, maka sudah seharusnya sepatutnya kita memuji-muji Allah dengan perkataan, nyanyian, dan perbuatan kita.

Doa: “Tuhan Yesus Kristus, bantulah kami untuk senantiasa setia dalam segala situasi dan kondisi untuk memuji dan menyembah Engkau, baik dalam perkataan dan perbuatan kami, yang bersumber dari firman Tuhan. Amin.”

Bacaan Setahun: 2 Petrus 3:9-14; 2 Timotius 4:1-8; Yehezkiel 7; Hosea 10

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …