
Tanggung jawab memberitakan Injil bukan tanggung jawab pendeta dan pelayan gereja yang sudah terlatih saja, tetapi tanggung jawab semua orang percaya. Jikalau ini tugas semua orang percaya, bagaimana kita akan memulainya? Memberitakan Injil bukanlah hal yang mudah, namun bukan berarti tidak bisa dilakukan. Karena bersaksi dan memberitakan Injil adalah tanggung jawab setiap orang percaya!
- Injil Mengubah Hidup Siapa pun yang Percaya Kepada Kristus (Kis. 8:26-31)
Kalau ada yang bertanya, apakah mengikut Yesus tidak akan ada masalah? Apakah setiap orang percaya merasakan damai sejahtera? Apakah Injil itu memberi ketenangan dan damai sejahtera?
Hanya ketika Injil diberitakan kepada manusia berdosa, pertanyaan di atas akan terjawab tuntas! Siapa pun Anda, dengan karakter sebejat apa pun, Kristus sanggup mengubahnya, sekali lagi hanya kehadiran Kristus di hati manusia berdosa yang sanggup mengubah jalan hidup seseorang dan menuntunnya kepada pengenalan akan Kristus!
- Di mana pun, kabarkanlah Injil (2 Raja-raja 5:1-4; 1 Kor.9:16-17)
Kesempatan memberitakan Injil akan dibukakan oleh Tuhan, dengan tuntunan Roh Kudus. Bagi Paulus, Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang percaya (Rm. 1:16)
Sejak zaman Yesus selalu ada tantangan, Paulus menasihatkan Timotius yang masih muda, jangan malu dan jangan takut bersaksi. Injil adalah jalan terbaik untuk menuntun setiap orang menuju keselamatan kekal.
Di mana pun Tuhan menempatkan Anda, disitulah ladang Anda bersaksi, jangan menyia-nyiakan anugerah keselamatan yang Tuhan berikan, kabarkanlah Injil dengan mengandalkan kekuatan Roh Kudus.
- Tuhan Bisa Memakai Siapa pun untuk Bersaksi (2 Raja-raja 5:1-4; Mark.16:15-18)
Bagaimana seseorang dapat percaya kepada Kristus yang telah mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia? Apabila masih ragu memberitakan kabar sukacita dan atau bersaksi?
Mensukseskan Amanat Agung Kristus, adalah mandat Tuhan terbesar, memberitakan Injil, memberitakan firman Tuhan kepada semua orang yang belum percaya, supaya mereka diselamatkan, ini mandat terbesar, siapa pun Anda yang telah percaya dapat melakukan mandat Tuhan untuk memberitakan Injil dan melakukan kesaksian.
- Injil Kerajaan Allah Penentu Kesudahan Bagi Semua Bangsa (Mat. 24:3-14)
Sains menjadikan orang pintar dan mendapat banyak informasi, tapi sains tidak membawa orang mengenal penciptanya. Filsafat memberi inspirasi, Injil mentransformasi hidup, Injil menyentuh hati setiap orang dan akan mengubah orang untuk mengalami pemulihan. Orang bisa belajar untuk pandai, tetapi orang pandai belum tentu belajar mengerti hidupnya, bahwa Kristus adalah jalan keselamatan.
Secara eskatologis dunia akan berakhir apabila Injil telah menjangkau semua bangsa di dunia: kepada suku-suku bangsa, budaya, etnis, dan kepercayaan bahkan dunia dengan beragam manusia di dalamnya, akan berakhir setelah deklarasi Injil memperoleh respons dari setiap orang! Jadi, ini waktunya, ayo jangan tunda memberitakan Injil dan bersaksi!
GBI Pasir Koja 39 Bandung