Yohanes 16:9-16
Yohanes 15:16. “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah…, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.”
Kebanyakan orang berpikir, bahwa John Wesley adalah seorang pengkhotbah yang kuat, dan memang ia demikian. Apa yang tidak diketahui banyak orang, bagaimanapun juga adalah betapa produktifnya dia dalam Kerajaan Allah. Ia menyampaikan rata-rata tiga khotbah sehari selama 54 Tahun, berkhotbah seluruhnya lebih dari 44.000 kali dalam hidupnya. Dalam melakukan ini, ia melakukan perjalanan dengan menunggang kuda dan naik kereta kuda lebih dari 200.000 mil kira-kira 5.000 mil setahun. Bahkan bagi seseorang yang sangat produktif sekalipun, itu tampaknya akan membutuhkan upaya sepenuh waktu.
Masih saja John Wesley menemukan waktu untuk menulis dan mengedit. Kata-katanya yang diterbitkan termasuk empat jilid uraian penjelasan seluruh Alkitab, karya lima jilid tentang filosofi natural, karya empat jilid tentang sejarah gereja, dan sebuah kamus bahasa Inggris. Ia juga menulis sejarah Inggris dan Roma, tata bahasa Ibrani, Latin, Yunani, Prancis dan Inggris, tiga karya tulis tentang ilmu kedokteran, enam jilid karya musik gereja, tujuh jilid khotbah dan tulisan-tulisan kontroversial, dan ia mengedit rangkaian karya tulis lima puluh jilid yang dikenal sebagai “The Christian Library”.
Ia biasanya bangun pukul 4 pagi dan beristirahat pukul 10 malam, hanya menggunakan waktu singkat untuk makan. Namun ia menyatakan, “Saya memiliki lebih banyak waktu istirahat pribadi daripada siapa pun di Inggris.” Mengapa John Wesley bisa sedemikian produktif dalam kerajaan Allah? Ia mengungkapkan bahwa apa pun yang ia lakukan setiap saat dalam hidupnya yang Ia pikiran adalah “menghasilkan buah” untuk Kristus dan kerajaan-Nya.
Mari kita terus mengarahkan pikiran untuk berbuat sesuatu bagi Kerajaan Allah. Memang kita masih hidup di dunia, tetapi kita juga adalah warga Kerajaan Allah, di mana sang Raja mengharapkan buah yang dihasilkan dari hidup kita. Tuhan berkata supaya kita pergi dan menghasilkan buah yang tetap, dan janji berkat-Nya bagi kita adalah “supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.” (NK).
Doa: “Biarlah apa pun yang kami pikirkan dan lakukan setiap waktu adalah bagaimana kami dapat bekerja dan menghasilkan buah bagi kemuliaan nama-Mu, Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
