
KRISIS
Matius 24:6-8
Ibrani 12:28. “Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.”
Pandemi Covid 19 menyebabkan pembatasan berbagai aktivitas. Hal ini menimbulkan berbagai krisis yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Masyarakat kelas bawah mulai kehilangan pekerjaan sehingga untuk makan saja mulai susah. Masyarakat menengah ke atas akan menjadi masyarakat miskin baru karena pekerjaan macet, modal usaha mulai habis, rumah, mobil akan hilang tersita atau terjual untuk bayar hutang.
Bagaimana Alkitab memberikan gambaran tentang krisis yang terjadi di depan mata kita dalam beberapa bulan ke depan. Bagaimana kita bisa bertahan hidup dalam situasi seperti ini? Allah akan menggoncangkan bumi dan langit menjelang zaman baru. Mengadakan perubahan besar yang belum pernah terduga dan dialami manusia sebelumnya. Kegoncangan merupakan cara Allah mempersiapkan tatanan dunia baru di mana Allah akan memerintah.
Krisis ekonomi pernah dialami Kerajaan Mesir. Yusuf ditetapkan Allah untuk mengatur ekonomi sejak masa kelimpahan sampai masa krisis. Di sini nyata pemeliharaan Allah atas kehidupan umat Israel di tengah krisis pangan yang mereka alami.
Marilah kita belajar dari manajemen Yusuf agar kita selamat dari krisis ekonomi ini. Manajemen menurut rancangan Allah bukan rancangan manusia. Jangan putus asa tetapi duduklah diam di hadapan Allah. Carilah dan temukan jawabannya dari Alkitab, maka kita akan selamat dari krisis yang kita alami. Sama seperti perjalanan hidup Yusuf yang penuh dengan krisis dari satu tahap ke tahap yang lain sampai dirinya tampil sebagai Perdana Menteri Kerajaan Mesir. Yusuf selalu mengandalkan Allah dan meminta petunjuk Allah dalam melewati krisis demi krisis dalam hidupnya.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, ampuni bila aku putus asa menghadapi krisis hidup ini. Ajar aku mendengarkan suara-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Yohanes 20:19-23, Kolose 4:2-6, Yeremia 29:1-23, 2 Tawarikh 16-17
GBI Pasir Koja 39 Bandung