Renungan Harian 14 September 2020

PANGGILAN SEORANG MURID

Matius 4

Matius 4:19. Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.”

Yesus datang ke dunia yang pertama kali dengan satu tujuan, yaitu menyelamatkan manusia dari dosa-dosa. Yesus rela mati di kayu salib menanggung segenap dosa manusia agar hubungan Allah dengan manusia bisa pulih dengan kuasa darah-Nya. Dalam menjalankan misi-Nya, Yesus menunjukkan cara merekrut murid-murid-Nya. Yesus menggunakan pola pemuridan dalam pelayanannya, sehingga ketika Yesus hendak naik ke sorga mengamanatkan agar murid-murid-Nya pergi, jadikan semua bangsa murid Kristus (baca Matius 28:19-20).

Cara Yesus merekrut ditunjukkan dalam Matius 4:19. Panggilan menjadi murid Yesus diawali dengan ajakan “mari”, Yesus mengajak orang-orang yang mau dan bersedia mengikuti-Nya, Dia tidak pernah memaksa seseorang. Panggilan “Ikutlah Aku” adalah panggilan untuk mengikut Kristus. Mengikut Kristus, berarti menjadikan Yesus Kristus sebagai Tuhan yang berkuasa atas kehidupan kita dan menjadikan Dia sebagai teladan hidup satu-satunya. Lalu perkataan “kamu akan Kujadikan penjala manusia” menunjukkan bahwa menjadi murid Kristus tidak terjadi secara instan, tetapi harus melalui proses transformasi yang dikerjakan oleh Yesus Kristus dalam hidup kita. Selama mengikut Kristus, apakah Anda mengalami perubahan menjadi semakin mirip dengan Yesus Kristus?

Setelah menjadi murid yang mengalami transformasi, maka ia harus menjadikan orang lain murid, yang artinya menjadi “penjala manusia.” Menjadi seorang murid harus ada harga yang harus dibayar. Seorang murid harus mau diajar dari yang tidak bisa atau tidak tahu menjadi bisa dan tahu, seorang murid harus mau didisiplin oleh sang guru, seorang murid harus mau merendahkan diri, menundukkan diri dan taat agar pembentukkan karakter dapat tercipta. Jadilah murid Kristus yang serupa dengan Sang Guru Agung yaitu Yesus Kristus.

Doa: “Wahai Sang Guru Agungku Yesus Kristus, biarlah hati kami memiliki hati seorang murid yang semakin hari semakin sempurna seperti-Mu.”

Bacaan Setahun: Yohanes 18:1-11, Filipi 4:10-23, Yeremia 17:19-18:17, 1 Tawarikh 22:2-23:32

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …