Renungan Harian (05 Januari 2016)

05JANGAN LEBAY

Galatia 6:1-10

Galatia 6:7. “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”

Ketika pendeta menyampaikan kebutuhan gereja desa itu akan lonceng yang baru, ia mengundang jemaat untuk didoakan agar mendapatkan ‘terobosan’ hasil panen yang lebih daripada biasanya. Dua orang petani ingin mengalami terobosan berkat sebagaimana yang disampaikan pendeta dan ikut berpartisipasi menyumbang.

Petani yang satu berdoa dengan keyakinan besar, bahwa ia akan diberkati dengan hasil panen yang lebih sementara ia bekerja menggarap lahannya seperti biasa. Petani yang lain berdoa agar dia mempunyai kekuatan untuk menjalankan tekadnya ikut menyumbang gereja. Ia tahu ia harus bangun lebih pagi, membuka lahan baru, lebih rajin membersihkan dan menabur serta memelihara dengan setia.

Pada akhir masa panen, kedua petani memperoleh hasil yang berbeda. Yang pertama, memperoleh hasil panenan sebagaimana biasa dan tidak cukup kelebihan untuk menyumbang. Yang satu lainnya, memperoleh hasil panenan lebih daripada biasanya sehingga ia bisa ikut menyumbang gereja.

Banyak orang berharap terjadi terobosan dalam hidupnya, khusus terobosan keuangan. Tidaklah salah mengharapkan sesuatu keberhasilan yang luar biasa dalam menjalani hidup ini. Akan tetapi menjadi berbahaya jika mengabaikan proses dan semata-mata berfokus pada hasil. Apa yang sesungguhnya dianggap sebagai berkat, terobosan, atau hoki bukanlah datang begitu saja, tetapi ada serangkaian proses yang mendasarinya.

Ishak mengalami panen yang luar biasa menjadi orang terkaya pada jamannya dan seperti ‘hoki’ mendapatkan panen melimpah. Tetapi sesungguhnya ada proses sulit di belakangnya: ada aktivitas menabur pikiran positif dan keuletan bekerja (Kej. 26:12-13).

Ketika Yusuf dipromosikan menjadi raja muda Mesir, seakan seperti mujizat yang terjadi begitu saja. Tetapi sesungguhnya ada proses panjang sebelumnya. Ada aktivitas menabur visi besar (Kej. 37:5-9) dan keyakinan akan penyertaan Allah (Kej. 39:2). Jadi, ingin menuai hasil? Jangan Lebay, Menaburlah…! (NK).

Doa: “Kami rindu mengalami karya besar Allah di dalam hidup kami, karenanya kami mau terus menabur dalam iman, ketaatan, dan ketekunan, agar terobosan itu benar-benar nyata bagi kami. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …