Renungan Harian 10 September 2020

KOMUNITAS YANG BERDAMPAK

1 Petrus 2:10

1 Petrus 2:9. “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:”

Sebagai orang Kristen, kita tidak hanya berhenti pada makna “kita dikuduskan, kita dipisahkan dari dunia”, tetapi berlanjut kepada makna “kita diutus kembali ke dalam dunia untuk menjadi berkat, menjadi pembawa kabar sukacita, menjadi garam dan terang bagi kehidupan nyata di sekitar kita”. Sama seperti bangsa Israel yang dibebaskan oleh Allah dari Mesir untuk kembali ke tanah Kanaan sehingga dapat menjadi berkat bagi bangsa-bangsa (sesuai yang Allah janjikan kepada Abraham), demikian juga kita yang telah dikuduskan oleh Allah dari dosa dan maut dipanggil Allah untuk menjadi berkat bagi dunia ini (sesuai dengan rencana penciptaan-Nya).

Allah memanggil kita untuk menjadi murid-murid-Nya yang menghadirkan Kerajaan Allah di bumi ini. Kehadiran komunitas Kristen menjadi alat kasih karunia Allah bagi kita sebagai murid-murid-Nya untuk bertumbuh, mengenal dan menikmati persekutuan dengan Allah dan sesama, sehingga pada akhirnya dapat berbuah bagi dunia atau kehidupan di sekitar kita. Tentunya Allah pasti menolong kita untuk hidup di dalam komunitas dan berdampak bagi lingkungan kita.

Berdampak bagi dunia bisa kita mulai sejak dini. Sejak kecil anak-anak diajar bagaimana menjadi berkat bagi teman-teman, sehingga ketika sudah dewasa seorang anak terbiasa menjadi berkat untuk lingkungan sekitarnya. Apalagi saat ini bangsa kita sedang dilanda pandemi covid-19 hendaknya komunitas Kristen mempunyai sumbangsih bagi bangsa dan negara, seperti melakukan anjuran pemerintah memakai masker, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Apalagi jika kita dapat memberi sumbangsih dengan menemukan obat atau vaksin covid-19 sehingga pandemi ini berakhir.

Doa: “Tuhan Yesus, terima kasih Engkau telah menguduskan kami dengan darah-Mu, saatnya kami rindu menjadi murid-Mu yang berdampak bagi lingkungan di sekitar kami. Amin.”

Bacaan Setahun: Yohanes 16:16-24, Filipi 3:1b-9, Yeremia 14:1-15:4, 1 Tawarikh 13-14

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …