Yohanes 1:43-51
Yohanes 1:47. “Kata Filipus kepadanya: “Mari dan lihatlah!” Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: “Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!”
Dalam salah satu bagian film Kristen yang berjudul “Courageous”, dikisahkan tentang sebuah keluarga Meksiko yang miskin, yang harus segera mendapat perkerjaan agar bisa makan dan membayar sewa rumah. Singkat cerita, si ayah akhirnya mendapatkan pekerjaan yang baik sehingga kondisi keluarga ini pun membaik. Ujian terjadi ketika suatu hari si bos memanggil si ayah dan menawarkan kenaikan jabatan beserta kenaikan gaji, asalkan dia bersedia melakukan kecurangan dalam pengiriman barang. Bisakah Anda bayangkan pergumulan batin pria ini? Bayangkan bila Anda mulai sebagai keluarga yang miskin dan penuh kesusahan. Kini keadaan Anda dan keluarga sudah jauh lebih baik, tetapi tiba-tiba Anda dihadapkan pada pilihan yang sulit: jujur tetapi kembali miskin atau curang tetapi tetap hidup dalam kenyamanan. Nah, lebih kurang seperti itulah yang dialami tokoh ayah dalam film tersebut.
Pada akhirnya, pria ini memang memilih jujur, dan dari kejujuran itulah akhirnya dia mengalami kemajuan. Sebab, si bos sebenarnya sedang menguji integritasnya. Masalahnya, kisah ini hanya film! Dalam kehidupan nyata seringkali kita benar-benar dituntut untuk curang dalam berbagai ragam kehidupan. Nah, maukah kita menaati perintah Tuhan untuk jujur meskipun konsekuensinya kita harus kehilangan pekerjaan?
Ketaatan dalam kesulitan, di situlah letak kesalehan kita. Apa pun yang Tuhan perintahkan dan kemana pun Tuhan menuntun kita, maukah kita melakukannya meskipun konsekuensinya semua kenyamanan kita harus hilang? Meski sulit, tapi justru di situlah letak kesalehan yang sejati. Kiranya Tuhan menolong kita.
Doa: “Roh Kudus, mampukanlah kami untuk terus taat melakukan kebenaran meskipun dengan konsekuensi yang berat. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
