Kebesaran Tuhan

pgembLangit menceritakan kemuliaan Allah,dan cakrawala memberitakan pekerjaaan tanganNya,hari meneruskan berita itu kepada hari,dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam.(mazmur 19:2-3)

Salah satu bacaan dan chanel kesukaan saya adalah National Geographic, di dalamnya saya bisa mengagumi betapa hebatnya karya Tuhan melalui fenomena alam sekitar. Keaneka ragaman hayati dan keindahan sistem ekologi; baik yang ada di daratan dan bawah laut; semua memukau. Betapa hebatnya pengaturan Tuhan sehingga semua begitu presisi dan teratur. Bayangkan saja tentang penempatan manusia di muka bumi, tidak ada satu tempat di planet manapun yang bisa memiliki semua keadaan yang memungkinkan untuk manusia tinggal selain bumi. Jumlah sinar matahari dan oksigen yang paling pas hanyalah di bumi. Belum lagi jarak antara bumi dan matahari yang begitu tepat, semua itu menggambarkan betapa hebat dan dahsyatnya sang Pencipta.

Akan tetapi Tuhan mau kebesaran-Nya dinyatakan oleh anak-anak-Nya, umat pilihan tebusan–Nya. Kebesaran-Nya bisa dinyatakan melalui karya besar mereka, seperti Nehemia yang menyelesaikan tembok Yerusalem, selama 52 hari. Apa yang puluhan tahun tidak bisa diselesaikan, namun dengan kuasa Tuhan melalui umat-Nya bisa selesai dan nama Tuhan dimasyurkan. Yusuf juga telah membesarkan nama Tuhan dengan kehidupannya. Sebuah penggalian situs arkeologi terbaru di Mesir , menemukan kisah Yusuf ini dalam sebuah piramid yang melukiskan bagaimana ada seorang yang mereka sebut sebagai “dewa”, memiliki kepandaian dan hikmat yang luar biasa telah membebaskan Mesir dari kelaparan hebat dengan membangun lumbung-lumbung raksasa (Xylo) yang begitu mengagumkan. Bahkan untuk teknologi modern saat ini, dengan sistem ventilasi yang begitu hebat sehingga gandum dan hasil panen yang lain bisa disimpan bertahun-tahun tanpa menjadi busuk dan berjamur. Luar biasa!!,karena itu mereka membuat sebuah piramid kecil untuk menghormati dia.

Yusuf memuliakan dan membesarkan Tuhan lewat kehidupannya. Kisah lain di alkitab adalah Daniel, dan ketiga sahabatnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Lewat ketaatan mereka membuat nama Tuhan dihormati dan dibesarkan. Dapur api dan kandang singa tidak bisa menghambat mereka untuk menyembah Tuhan . Ini membuat raja tersungkur mengakui kebesaran Tuhan yang mengatasi alam ( Daniel 3 dan Daniel 6). Tuhan suka namanya dipuji dan dibesarkan oleh ciptaan-Nya, terlebih oleh ciptaan-Nya yang termulia manusia. Ceritakanlah kemuliaan Nya diantara bangsa-bangsa dan perbuatan Nya yang ajaib diantara suku bangsa… Mazmur 96:3

Oleh: Pdt. Simon irianto

Check Also

Pesan Gembala April

PASKAH

Oleh: Pdt. Dr. A. L. Jantje Haans (Gembala Sidang) Rangkaian Paskah yang dikenal dengan Tri …