Renungan Harian 10 Agustus 2020

MENJADI PAHLAWAN UNTUK MEMBANGUN BANGSA

Nehemia 2:1-20

Nehemia 2:5. “Kemudian jawabku kepada raja: “Jika raja menganggap baik dan berkenan kepada hambamu ini, utuslah aku ke Yehuda, ke kota pekuburan nenek moyangku, supaya aku membangunnya kembali.”

Ketika Nehemia mendengar, bahwa tembok-tembok dan gerbang-gerbang di Yerusalem dirobohkan, dengan sangat sedih dia mengakui dosa-dosa orang Israel kepada Allah dan memohon kelepasan bagi umat-Nya. Memang untuk melaksanakan tugas dari Tuhan, besar resikonya. Nehemia bangkit mencari pertolongan, dia tahu dari siapa pertolongan itu diperoleh, Nehemia telah berhasil mengusir “hantu” risiko itu dan menggantinya dengan bayangan kemenangan dari keberanian, beriman dan mempertaruhkan diri ke tangan Tuhan.

Tuhan telah memilih Nehemia untuk terlibat dalam karya itu dan berjanji untuk menyertai dia. Tugas yang Allah berikan kepada Nehemia tidaklah mudah karena ia harus berhadapan dengan banyak tantangan yang sangat besar. Menerobos suatu tradisi yang biasa dilakukan orang demi membangun nilai-nilai baru berdasarkan kebenaran, jelas tidak mudah. Tidak setiap orang berani melakukannya. Bila kita termasuk orang yang gentar bertindak demikian, ingatlah kita hanya perlu membawa ketakutan kita kepada Dia. Imani janji-Nya dan bergeraklah dari takut menuju iman. Imanlah yang membuat Nehemia dituntun Tuhan untuk melakukan perkara yang besar. Keberaniannya itu sangat tinggi nilainya.

Awal pembebasan Tuhan dimulai dengan membebaskan diri kita dari ketakutan. Hasilnya adalah selesailah tembok itu dalam waktu lima puluh dua hari. (Nehemia 6:15). Keberanian dan iman harus dimulai dari diri sendiri, baru ajakan dan pengaruhnya serta kuat kuasa Tuhan bisa meluas ke keluarga dan masyarakat. Beranikah kita menanggung resikonya? Berani saja, dengan memperhitungkan penyertaan dan janji Tuhan.

Keperkasaan dimulai dari diri kita. Sebagaimana Tuhan telah menyertai Nehemia, Tuhan juga mau kita menjadi pahlawan yang mantap dan berani.

Doa: “Tuhan berikan keberanian dan iman kepada kami untuk melakukan hal-hal yang di luar kemampuanku. Amin.

Bacaan Setahun: Yohanes 9:35-41; Galatia 3:15-29; Yesaya 52:13-54:17; I Raja-raja 13.

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …