
MENANTIKAN KEMULIAAN
Yesaya 42:5-9
Roma 8:18. “Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.”
Ketika saya membaca kesaksian Afshin Javid, seorang teroris Iran yang bertemu Yesus di Malaysia, saya terkesan dengan kata-katanya ketika dia dan beberapa temannya ada di penjara. Segala hal yang sebelumnya menjadikan kami demikian tidak senang – tempat yang sesak, makan yang tidak enak, bau, dan staf yang cenderung melecehkan – sekarang menjadi tidak penting dibandingkan dengan sukacita yang kami nikmati bersama. Seolah-olah kami telah mengecap kemuliaan yang akan datang dan kami tetap dapat bersukacita di dalamnya, sebagaimana ada tertulis: Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita (Roma 8:18).
Saya tahu ada banyak orang dari latar belakang agama lain yang akhirnya menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, mereka mengalami penderitaan fisik dan mental karena ditolak oleh keluarga mereka. Mereka bersaksi, bahwa Tuhan seringkali meluputkan mereka dari berbagai hal yang menimpanya.
Dunia (seluruh ciptaan) adalah sesuatu yang keindahannya memudar dan keelokannya akan segera binasa; dunia yang sedang ada dalam perbudakan kebinasaan; dunia yang juga menantikan kemerdekaannya dari semua ini dan mengharapkan kemuliaan.
Saat ini mungkin kita mengalami kesusahan, sepertinya semua jalan tertutup, mungkin ada hal lain yang membuat kita merasa menderita di dunia ini. Ingatlah dan belajar pada penderitaan yang dialami oleh saudara-saudara kita di atas. Satu kali kita akan melihat kemuliaan itu nyata bagi kita, orang-orang yang percaya kepada Kristus.
Jangan takut dan gentar, karena janji Tuhan itu ya dan amin. Dia pasti akan menggenapinya. Haleluya!
Doa: “Kami tak akan takut dan gentar akan semua hal yang mungkin saja terjadi dalam hidup kami, karena kami berdiri di atas janji firman-Mu yang tak pernah gagal. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
Bacaan Setahun: Yohanes 8:48-59; Galatia 2:1-10; Yesaya 48; I Raja-raja 8.
GBI Pasir Koja 39 Bandung