Renungan Harian 18 Juli 2020

JEHOVAH JIREH

Kejadian 22:1-19

Filipi 4:19. “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.”

Jehovah Jireh yang berarti Tuhan menyediakan, pertama kali dikatakan oleh Abraham. Nama ini disebut Abraham di atas gunung Moria saat dia hendak mengorbankan anak yang dikasihinya, Ishak kepada Tuhan. Begitu tahu bahwa Abraham taat melakukan apa yang diperintahkan-Nya, berfirmanlah Dia melalui malaikat, “Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.” (Kej. 22:12).  Kemudian Tuhan menyediakan seekor domba sebagai pengganti untuk dikorbankan.  Dari sinilah muncul nama Jehovah Jireh yang berarti Tuhan menyediakan. Sesungguhnya, bila kita cermati kisah dalam kejadian 22 ini, kata “Tuhan menyediakan” lahir sesudah Abraham melakukan apa yang diperintahkan Tuhan kepadanya, ada tindakan iman yaitu rela menyerahkan harta miliknya yang paling berharga dalam hidupnya, yaitu Ishak.

Dalam menghadapi kehidupan saat ini yang serba tidak pasti karena pandemi COVID-19 yang membuat orang kuatir akan hidupnya, mari kita meneladani, Bapak orang percaya, mungkin Abraham saat akan mempersembahkan Ishak, dia kuatir akan keturunannya nanti. Namun, Abraham mengambil langkah iman bahwa Allah yang menyediakan. Jehovah Jireh.

Seperti bapa sayang anaknya, Tuhan pun juga sangat mengasihi kita sebagai anak-anak-Nya.  Dia pun akan menyediakan apa yang kita butuhkan.  Tuhan berkata, “Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai.”  (Mat. 6:25a).  Seringkali kita menuntut Tuhan untuk menyediakan apa pun yang kita perlukan, tetapi tidak mau menyerahkan apa yang berharga dalam hidup kita, entah itu berupa waktu, tenaga, pikiran, bahkan harta kita untuk Dia.

Doa: “Ya Allah penyediaku, kupercaya Engkaulah Jehovah Jireh, Allah yang menyediakan. Amin.”

Bacaan Setahun: Yohanes 5:24-40; II Korintus 6:1-10; Yesaya 28; II Samuel 2:1-3:1.

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …