
TENANG
Mazmur 62:1-13
Mazmur 62:1. “Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.”
Kita semua pernah mengalami situasi panik dan takut karena sesuatu terjadi dalam hidup kita. Misalnya: saat jantung kita berdetak tidak normal seperti biasanya di tengah malam atau mendengar kabar salah satu keluarga yang kita kasihi sakit kanker stadium 4. Hal ini bisa menguncang jiwa kita.
Raja Daud pun pernah mengalami hal yang sama saat dalam pelarian dari pembunuhan Raja Saul maupun anaknya sendiri. Ia harus berpindah-pindah tempat dan bersembunyi dari satu tempat ke tempat yang lain. Hal ini tentu menimbulkan rasa tidak tenang di hati.
Akan tetapi Raja Daud memiliki rahasia untuk dapat tenang menghadapi berbagai situasi yang sulit dalam perjalanan hidupnya. Dari Mazmur 62 kita belajar ada tiga hal yang membuat ia tenang meskipun kondisinya tidak memungkinkan untuk tenang.
- Hanya dekat kepada Allah. Relasi yang intim dengan Allah menjamin jiwa kita tenang. (Mzm. 62:6-9). Sudahkah kita memiliki relasi yang intim dengan Allah?
- Percaya, bahwa segala kuasa itu berasal dari Allah (Mazmur 62:12). Artinya segala kejadian di alam semesta dan kehidupan kita pasti dalam kendali kuasa Allah. Allah yang memiliki kuasa tidak mungkin mengijinkan sesuatu terjadi di luar kekuatan dan kemampuan kita.
- Percaya akan kasih setia Allah yang tidak akan pernah meninggalkan kita (Mzm. 62:13). Ya, kasih setia Allah yang membuat kita kuat, merasa tidak sendiri dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.
Mari kita bangun kedekatan dengan Allah. Jangan terlalu berfokus kepada berita kengerian yang bisa datang kapan saja.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau merenungkan firman-Mu sehingga aku mengenal-Mu secara pribadi. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 22:1-13; I Korintus 11:2-16; Kidung Agung 6:4-7:5; Hakim-Hakim 11:29-12:15
GBI Pasir Koja 39 Bandung