
KELUARGA PENUAI JIWA
Yoel 2:28-32
Wahyu 14:15-16. “Maka keluarlah seorang malaikat lain dari Bait Suci; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada Dia yang duduk di atas awan itu: “Ayunkanlah sabit-Mu itu dan tuailah, karena sudah tiba saatnya untuk menuai; sebab tuaian di bumi sudah masak.” Dan Ia, yang duduk di atas awan itu, mengayunkan sabit-Nya ke atas bumi, dan bumipun dituailah.”
Penuaian akhir pasti terjadi sesuai dengan firman Tuhan dalam Wahyu 14:15-16. Salah satu kebenaran terpenting tentang penuaian jiwa-jiwa yang terakhir adalah bahwa penuaian di bumi akan dilakukan oleh Sang Anak Manusia yaitu Tuhan Yesus sendiri. Namun sebelum itu terjadi, kesempatan untuk menuai jiwa-jiwa di akhir zaman diberikan kepada “para penuai”. Mereka inilah yang akan mengumpulkan “gandum ke dalam lumbung” Tuhan.
Inilah waktunya kesempatan kita para keluarga menuai jiwa-jiwa. Di tengah kesulitan hidup akibat covid-19, maka banyak orang yang menjadi galau, putus asa, hilang pengharapan, bahkan ada orang yang nekad bunuh diri. Mari terlibat menjadi penuai di akhir zaman dengan memberitakan berita baik kepada orang-orang terdampak pandemi ini. Bayangkan jika satu keluarga ada 3 orang saja dan satu keluarga itu dapat memenangkan jiwa minimal 2 orang, maka sudah pasti 6 orang terselamatkan, kalau semua keluarga bergerak menuai jiwa, maka percepatan penuaian terbesar akan terjadi. Amin.
Pastilah apa yang dinubuatkan di kitab Yoel akan terjadi. Anak-anak laki-laki dan perempuan akan bernubuat, para orang tua akan mendapat mimpi, teruna-teruna akan mendapat penglihatan. Ini menggambarkan para keluarga bergerak bersama-sama melakukan nubuatan, mimpi, dan penglihatan karena Roh Kudus dicurahkan kepada setiap keluarga. Mintalah Roh Kudus dicurahkan kepada keluarga kita, agar keluarga kita menjadi keluarga penuai. Jadilah keluarga penuai di akhir zaman.
Doa: “Curahkanlah Tuhan hujan akhir-Mu, agar kami mempunyai keberanian untuk mengabarkan Injil Kerajaan-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 20:1-19; I Korintus 7:35-40; Pengkhotbah 10:1-11:8; Hakim-Hakim 1-2
GBI Pasir Koja 39 Bandung