
BERKAT ATAS RUMAH TANGGA KRISTEN
Mazmur 128:1–6
Mazmur 128:4. “Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.”
Satu-satunya cara untuk memperoleh berkat yang akan membuat keluarga kita nyaman adalah hidup dengan takut akan Allah dan taat kepada-Nya. Jaminan Allah bagi orang yang takut akan Dia adalah bahwa Tuhan akan berpihak, Tuhan tidak pernah membiarkan hidup orang itu menderita dalam kegelapan dan jaminan pemeliharaan pasti dinyatakan.
Kata “takut” biasanya berhubungan dengan keadaan jiwa yang tertekan dan tidak tenang. Namun, pengertian “takut” di sini dapat berarti “hormat kepada” atau “kagum akan”. Seseorang yang berhadapan dengan kuasa dan kehadiran Allah akan merasa takut kepada-Nya, kagum atau hormat kepada Allah dan tunduk terhadap kekuasaan-Nya. Itulah sebabnya kalimat “takut akan Tuhan” dipakai sejajar dengan pengertian mengabdi, mengasihi, beribadah, hidup menurut jalan-Nya dan melakukan ketetapan-Nya.
Berbahagialah mereka yang takut akan Tuhan dan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, yang di dalam rohnya mempunyai penghormatan yang amat mendalam akan Allah dan membuktikannya dengan selalu dan senantiasa tunduk pada kehendak-Nya. Apabila takut akan Allah menjadi asas yang bertakhta di dalam hati, maka kecenderungan perilaku pun akan serupa.
Barangsiapa yang berbuat demikian, secara umum, akan berbahagia. Orang tersebut baik keadaannya, sebab dia makan dari hasil jerih payahnya sendiri, tidak kehilangan hasil-hasil itu pada masa kekeringan. Istrinya diibaratkan pohon anggur yang berbuah lebat, sementara anak-anaknya dipersamakan dengan tunas yang lembut dari pohon zaitun.
Gambaran tentang kepuasan, sukacita, kelimpahan dan keadaan produktif ini melukiskan bagaimana orang-orang yang takut akan Allah menemukan kebahagiaan yang sempurna.
Doa: “Tuhan Yesus, ajarkan aku takut akan Engkau supaya semua yang baik terjadi dalam kehidupanku. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 17:1-19; I Korintus 4:6-10; Pengkhotbah 3:1-15; Yosua 11-12
GBI Pasir Koja 39 Bandung