
PEDULI LINGKUNGAN
Lukas 7:11-17
Kejadian 2:15. “TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.”
Setiap tanggal 05 Juni telah ditetapkan menjadi Hari Lingkungan Hidup sedunia, yang ditetapkan sejak tahun 1971. Namun, ternyata kondisi lingkungan hidup malah menjadi lebih buruk. Di Indonesia khususnya Jakarta dan pulau Jawa, 10 juta Ha hutan hancur, berubah menjadi perkebunan, terumbu karang laut yang rusak, bahkan ribuan ton sampah ditemukan menutupi laut.
Polusi udara yang tinggi karena kendaraan dan limbah pabrik, belum lagi limbah sampah baik plastik juga penggunaan styrofoam yang tidak bertanggung jawab sehingga ditemukan ribuan ton di berbagai aliran sungai, dan ujungnya bencana banjir tak terhindarkan.
Lingkungan hidup yang semakin hancur adalah cermin kehidupan manusia yang menunjukkan kurangnya iman. Ketidakpedulian merupakan bagian dari keserakahan dan itu merupakan salah satu bentuk dosa ekologis. Keterlibatan kita menjaga lingkungan merupakan keharusan iman bukan pilihan.
Kisah Alkitab tentang anak seorang janda yang dibangkitkan Yesus (Lukas 7:11-17), menjelaskan betapa mulianya kehidupan termasuk kehidupan generasi yang akan datang. Pada dasarnya Tuhan Yesus tidak menghendaki kematian yang terjadi sebelum waktunya, apalagi karena akibat ulah manusia. Artinya kita harus menjaga kehidupan diri kita, juga kehidupan sesama. Hukum cinta kasih mengatakan, bahwa dengan kita mengasihi sesama berarti kita juga mengasihi Tuhan. Hidup manusia juga tergantung kepada ciptaan Tuhan yang lain. Oleh sebab itu, kita perlu menjaga lingkungan.
Caranya? Lewat gerakan nyata yang telah disarankan pemerintah. Menaruh dan memilah sampah serta mengurangi pemakaian plastik dan styrofoam. Menghemat air dan energi dan menjaga kebersihan dan lingkungan.
Mari mulai dari rumah dan gereja di mana Anda beribadah.
Doa: “Kami mau memelihara bumi sebagai tanda kasih kami kepada-Mu, ya Allah.”
Bacaan Setahun: Lukas 14:15-35; I Korintus 2:1-5; Amsal 28; Ulangan 33-34
GBI Pasir Koja 39 Bandung