
PROSES KEHIDUPAN
Roma 5:1-11
Roma 5:3. “Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,”
Kita memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada yang penyabar, sehingga apa pun kondisi yang menimpanya, dia responi dengan kesabaran. Ada juga orang yang memiliki karakter murah hati. Orang seperti ini selalu menunjukkan belas kasihan kepada setiap orang yang membutuhkan. Namun, tidak sedikit juga orang yang memiliki karakter negatif, seperti seorang pemarah. Semua hal yang terjadi selalu direspon dengan emosi. Dia meluapkan emosinya tanpa terkendali, sehingga orang-orang di sekitarnya merasa terganggu. Ada juga orang yang memiliki karakter yang selalu memendam sesuatu. Ia tidak mau melepaskan pengampunan, sehingga membentuk karakternya menjadi orang yang tidak mau bergaul.
Bersyukur kalau Anda telah terbentuk dengan karakter yang baik, tetapi bagaimana dengan orang-orang yang berkarakter negatif? Percayalah, bahwa bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Bagaimana pun karakter seseorang, ketika ia mau untuk diubahkan, maka Tuhan akan menolongnya. Jadi, kalau kita mau mengalami perubahan karakter, kita harus mau melalui proses, yaitu kesengsaraan. Kesengsaraan itu bisa berupa pergumulan, permasalahan, yang mungkin terjadi dalam diri kita. Bisa berupa sakit penyakit, keluarga, atau mungkin dalam usaha pekerjaan yang sedang kita kerjakan. Ketika kita melewati kesengsaraan, maka Tuhan lewat kuasa Roh Kudus sedikit demi sedikit sedang mengubah karakter kita menjadi berkarakter seperti Kristus
Ketika kita melibatkan Roh Kudus dalam pembentukan karakter kita, melewati masa-masa kesengsaraan, maka percayalah bahwa karakter negatif akan diubahkan menjadi karakter Kristus. Mari buka hati dan minta pertolongan Roh Kudus dalam menjalani proses kesengsaraan kita. Allah ingin kita memiliki karakter Kristus, supaya diberkati untuk menjadi berkat bagi sesama.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, terima kasih untuk pertolongan Roh Kudus yang memampukan aku untuk terus dibentuk menjadi seperti Yesus. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 12:1-12; Roma 15:14-21; Amsal 19; Ulangan 26
GBI Pasir Koja 39 Bandung