Renungan Harian 22 April 2020

PENGAMPUNAN DOSA

Matius 26:27-28.

Matius 26:28. “Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.”

Pengampunan merupakan cara untuk memulihkan hubungan yang rusak. Kata Ibrani dan Yunani untuk pengampunan mengandung arti menutupi, mengampuni, membatalkan, mengusir. Pengampunan Allah meliputi hal tidak memperhitungkan lagi dosa yang telah diperbuat. Pengampunan itu perlu karena kita sudah berbuat dosa yang merusak hubungan kita dengan Allah, sehingga dengan demikian harus dihukum.

Perjanjian Lama disahkan oleh darah lembu dan kambing jantan (Ibr. 9:20; Kel. 24:8), tetapi Perjanjian Baru disahkan oleh darah Kristus. Perjanjian baru yang diperoleh dan disahkan oleh darah Kristus adalah perjanjian pengampunan, suatu tindakan untuk mengganti rugi, untuk mewujudkan pendamaian antara Allah dan manusia, karena dosa adalah satu-satunya penyebab perpecahan, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan (Ibr. 9:22).

“Inilah darah-Ku, darah perjanjian baru.” Darah Yesus ditumpahkan bagi pengampunan dosa, untuk membeli pengampunan bagi dosa kita. Pengampunan dosa merupakan berkat terbesar yang dianugerahkan pada semua orang percaya. Penebusan yang kita miliki melalui darah-Nya adalah pengampunan dosa. Segala keuntungan serta hak istimewa yang terdapat dalam perjanjian yang diadakan Allah dengan kita, semuanya adalah berkat kematian Kristus. Hal ini merupakan dasar dari segala berkat yang lain, dan sumber dari penghiburan yang kekal.

Doa: “Tuhan Yesus, terimakasih untuk anugerah yang kami terima melalui pengorbanan-Mu, amin.”

Bacaan Setahun: Lukas 4:31-44; Roma 4:13-25; Mazmur 134-135; Bilangan 34

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …