
KEBANGKITAN DAN HIDUP
1 Tesalonika 4:14
1 Tesalonika 4:14. “Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.”
Paskah adalah hari kemenangan bagi semua orang percaya. Pernyataan Tuhan tentang kematian dan kebangkitan-Nya benar-benar telah Dia genapi: “Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.” (Mat. 16:21). Hal ini semakin menguatkan kebenaran ajaran-ajaran lainnya yang tertulis di dalam Injil, termasuk tentang kedatangan-Nya kali kedua yang tidak lama lagi. Tidak ada alasan untuk ragu atau malu mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.
Rasul Paulus menegaskan, “Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan. Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu.” (1 Kor. 15:13-14). Inilah yang membedakan kekristenan dengan agama lain. Iman Kristen adalah iman yang berdiri atas kebangkitan Kristus. Apabila Kristus tidak dibangkitkan dari kematian, sia-sialah seluruh kepercayaan kita dan kekristenan tidak akan ada sampai detik ini. Itulah sebabnya rasul Paulus tetap semangat memberitakan Injil meski harus dihadapkan pada banyak ujian dan penderitaan.
Pengharapan hidup kita sebagai orang percaya bergantung mutlak kepada kebangkitan Kristus. Karena Yesus Kristus telah bangkit, kita juga akan mengalami kebangkitan itu. Ada tertulis, “…upah dosa ialah maut;” (Rom. 6:23a). Satu-satunya jalan keluar dari kematian adalah maut harus dikalahkan dengan kebangkitan, dan Kristus telah menang atas kuasa maut itu.
Berita tentang Kristus yang mati dan bangkit merupakan inti berita kekristenan, karenanya kita dapat diselamatkan dan memiliki masa depan gemilang!
Doa: “Terima kasih Tuhan Yesus karena di dalam-Mu kami memiliki kepastian akan masa depan. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 1:67-80; Roma 1:18-23; Mazmur 119:153-168; Bilangan 26
GBI Pasir Koja 39 Bandung