
KREATIVITAS
Amsal 1:1-7
Amsal 1:3. “Untuk menerima didikan yang menjadikan pandai, serta kebenaran, keadilan dan kejujuran.”
Kita hidup di zaman yang begitu fantastis dengan perubahan yang begitu cepat dan tak terduga, maka apa yang dipelajari anak hari ini, seringkali tidak terpakai lagi setelah dia menamatkan sekolahnya. Mengapa? Karena manusia berpacu cepat dengan inovasi-inovasi yang membuat perubahan, sehingga yang bisa terus eksis ialah mereka yang bisa selaraskan langkah mereka dengan perubahan itu sendiri.
Kreativitas lebih dari sekadar tahu dan pintar, tapi bagaimana mengelola tahu dan pintar menjadi sesuatu yang “Wow”. Salah satu contohnya adalah: Maskapai penerbangan Air Asia dengan cara berpikir kreatifnya, membuat orang-orang desa dengan uang yang sedikit bisa bolak-balik naik pesawat. Apakah pernah terpikir kalau harga tiket pesawat lebih murah dari harga bus? Itu juga yang terjadi dengan China, yang bisa merebut pasar dunia dalam perang dagang dunia. Pemikiran mereka: “Bagaimana caranya membuat barang yang mahal dapat dibeli dengan harga yang terjangkau oleh semua lapisan masyarakat?” (Hampir semua jenis barang sekarang berlebel “made ini China”)
Perkembangan teknologi hari ini yang kita nikmati, adalah produk kreativitas. “Tahu” dan Pintar” yang lebih didominasi otak kiri, jika dipadukan dengan otak kanan yang kreatif, maka pasti “surprised” dam “fantastis”
Mari fasilitasi anak untuk menjadi kreatif. Biarkan dia berani melakukan sesuatu yang berbeda, dan tampil beda. Jangan mengolok-olok, hanya karena ide dan kreativitasnya yang kelihatan bodoh dan konyol. Banyak penemu dan pencipta tadinya dianggap orang-orang yang bodoh dan konyol. Faktanya, pada akhirnya mereka mempermalukan orang-orang yang mengolok dengan karya mereka yang kreatif.
Daya saing masa depan bukan lagi bicara tentang “pintar-pintaran” tapi soal kreativitas. Di bidang apa pun dan menjadi apa pun.
Doa: “Roh Kudus, ilhamkan kami ide dan kreativitas kepada kami dan anak-anak kami sebab Engkaulah sumber hikmat yang tiada batas. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
Bacaan Setahun: Markus 12:18-34; Kisah Para Rasul 23:23-35; Mazmur 108; Bilangan 9.
GBI Pasir Koja 39 Bandung