Renungan Harian 19 Maret 2020

TABIAT DOSA

Efesus 4: 21-24

1 Yohanes 1:8. “Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita.”

Tidak ada seorangpun di dunia ini yang sempurna. Sungguh konyol jika kita menganggap diri kita tidak berdosa. Alkitab menyebutnya menipu diri sendiri. Untuk menghindari dosa, tentu saja tidak mudah, karena kita sudah jatuh dalam kuasa dosa.

Kita sering salah mengartikan identitas kita dengan penyangkalan diri kita. Biasanya kita beranggapan, bahwa tindakan atau kebiasaan buruk kita itu adalah sifat alami kita. Kita mengangap itu sudah tidak bisa diubah lagi, walau sebenarnya itu hanya menipu diri kita sendiri. Misalnya, seseorang yang mudah melampiaskan kekesalan dengan marah-marah, mungkin akan beralasan, “Memang beginilah saya apa adanya.”

Apa pun yang mendatangkan hasil atau buah akan kita ulangi lagi dan lagi. Mekanisme penyangkalan diri mungkin menutupi rasa sakit dan rasa takut kita, memberi dalih atas kegagalan kita, atau mengompensasi rasa bersalah kita. Itu mungkin bekerja hanya untuk sesaat atau untuk jangka pendek, Tetapi untuk jangka panjang, pola-pola kebiasaan ini akan menghancurkan hubungan kita dengan orang lain.

Begitu kita mulai mencoba mengubah sesuatu dalam hidup kita, Setan akan mulai berkata, “Kau pikir siapa dirimu? Kau tidak akan pernah bisa berubah. Kau belum bisa mengubah kebiasaan burukmu di masa lalu. Apa menurutmu sekarang kau masih bisa berubah? Usahamu itu sia-sia saja. Kau tidak akan bisa berubah.” Pikiran-pikiran dan ketakutan itu ditanamkan ke dalam pikiran kita oleh Iblis.

Jadi, apa yang harus kita lakukan untuk mengubah pola-pola yang sudah mendarah daging ini?

Alkitab mengajarkan kita untuk membuang jauh pola-pola ini dan membiarkan Roh Kudus memperbaharui cara kita bertindak.

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, terima kasih untuk Roh Kudus yang memampukan hidup benar. Amin.”

Bacaan Setahun: Markus 8:1-21; Kisah Para Rasul 20:28-38; Mazmur 94; Bilangan 1.

 

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …