
PENGENDALIAN EMOSI
Mazmur 92
2 Korintus 4:7. “Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.”
Bicara tentang harta yang terpendam bisa menunjukkan tentang potensi, atau kekuatan yang terpendam dalam diri seseorang. Sadar atau tidak sadar, setiap orang sebenarnya memiliki potensi. Namun tidak semua mengetahuinya dan berusaha mengeluarkan potensi tersebut. Pada saat Anda memegang sebuah benih, sebenarnya Anda sedang memegang pohon bahkan buah-buah yang akan dihasilkan benih tersebut. Demikianlah juga potensi yang ada dalam diri seseorang.
Yang jadi masalah, di mana benih itu akan ditanam sangat menentukan masa depannya. Mazmur 92:14-15 membuktikan, bahwa tempat atau komunitas yang benar untuk bertumbuh dan berbuah adalah tertanam di bait TUHAN atau sekarang disebut gereja. Gereja bukan hanya sekedar tempat rutinitas kegiatan setiap hari Minggu. Tetapi gereja harus menjadi tempat di mana kita berkomitmen, tertanam, dan berjemaat dengan setia. Tempat kita memberi kehidupan dan bahkan menghasilkan buah.
Orang yang tertanam di bait TUHAN adalah orang yang berkomitmen di bait TUHAN, orang yang tidak mudah berpindah-pindah sekalipun terjadi persoalan, beda pendapat, atau konflik. Jemaat yang tertanam berbeda dengan sekedar berkunjung. Orang yang tertanam akan mencari solusi penyelesaian masalah. Orang yang tertanam akan membiarkan karakternya terbentuk (Amsal 27:17).
Ada sebuah pepatah berkata: ”Problem needs to be solved but tension needs to be managed.” Masalah membutuhkan penyelesaian sedangkan ketegangan membutuhkan pengaturan. Seperti senar pada sebuah gitar, setelah diatur ketegangan masing-masing senarnya, maka akan menghasilkan suara yang harmoni. Hal ini menunjukkan perbedaan ketegangan antara satu senar dengan senar lain bukan sebuah masalah yang harus diselesaikan, tetapi butuh diatur dengan baik agar menghasilkan suara yang harmoni.
Doa: “Kami mau tertanam di bait-Mu agar kami dapat berbuah bagi kemuliaan-Mu, ya Allah. Amin.”
Bacaan Setahun: Markus 6:1-13; Kisah Para Rasul 19:21-32; Mazmur 85-87; Imamat 23:23-44.
GBI Pasir Koja 39 Bandung