
KETERBATASAN
Keluaran 4
Keluaran 4:1. “Lalu sahut Musa: “Bagaimana jika mereka tidak percaya kepadaku dan tidak mendengarkan perkataanku, melainkan berkata: TUHAN tidak menampakkan diri kepadamu?”
Kalau kita perhatikan di kitab Keluaran, Musa memperlihatkan sikap kurang percaya diri, dengan berdalih bahwa ia tidak fasih berbicara (Kel. 6:12). Berbeda sekali dengan Musa yang 40 tahun sebelumnya, yang atas prakarsanya sendiri menawarkan diri untuk menjadi pembebas Israel (Kel. 2).
Musa terlalu menekankan keterbatasan kemampuan naturalnya, sehingga membangkitkan murka Allah. Harun pun diijinkan untuk mendampinginya dan memasukkan talenta yang tak dipunyainya.
Peristiwa lain terjadi ketika beban menanggulangi perselisihan selaku seorang hakim menjadi terlampau berat. Musa akhirnya menuruti nasihat Yitro, ayah mertuanya, dan menetapkan orang lain untuk membantu (Kel. 18).
Begitu pun yang terjadi dalam kehidupan dan pelayanan seorang hamba Tuhan. Mereka seringkali menanggung berbagai beban sendiri (baik beban jemaat ataupun kehidupan pribadi), dan kemudian sampai pada akhirnya dirinya menjadi lelah karena pelayanan dan juga karena kehidupan.
Bersyukur, bahwa Allah punya punya cara yang lebih baik untuk mengatasi itu dan tidak perlu ditangani sendiri. Allah menempatkan di sekitar kita orang-orang yang cakap, dapat dipercaya dan takut akan Allah, yang akan membantu kita mengatasi beban/masalah, sehingga kita tidak perlu menanganinya sendiri.
Doa: “Terima kasih Tuhan Yesus, Engkau tak pernah meninggalkan kami sendiri. Selain Roh Kudus-Mu yang ada di dalam kami, Engkau juga mengaruniakan kami keluarga, sahabat dan rekan yang menolong dan memperlengkapi kami. Amin.”
Ayat Bacaan: Matius 25:1-13; Kisah Para Rasul 14:21-28; Mazmur 50; Keluaran 37:1-38:20
GBI Pasir Koja 39 Bandung