
AMBIL BAGIAN
Markus 2:1-12
Markus 2:3. “Ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang.”
Seorang yang lumpuh tentu akan kesulitan untuk menemui atau menjumpai orang lain, karenanya orang lumpuh perlu pertolongan orang lain. Sama halnya dengan orang lumpuh yang dikisahkan dalam Markus 2:1-5, sekalipun ada kerinduan untuk bertemu dan bertatap muka langsung dengan Tuhan Yesus, tetapi karena kondisinya, maka hal itu sulit terwujud, apalagi banyak orang-orang berkerumun mengelilingi Tuhan Yesus untuk mendengar pengajaran-Nya.
Beruntung dalam kondisinya yang demikian, masih ada empat orang yang bersedia membantunya untuk mengalami perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Keempat orang tersebut melakukan berbagai upaya termasuk membuka atap rumah di mana Yesus sedang mengajar agar orang lumpuh tersebut dapat mengalami perjumpaan dengan Tuhan Yesus, bahkan disembuhkan dari penyakitnya.
Dengan menyimak kisah di atas, maka sebagai orang Kristen, sikap yang harus dimiliki pelayan maupun jemaat dalam gereja adalah kemauan untuk bekerja sama dan bergandengan tangan dalam membangun pelayanan. Sehingga pelayanan dalam gereja dapat berkembang dengan baik dan kalaupun ada tantangan, tetapi karena kesatuan hati para pelayanan maupun jemaat untuk bekerja sama, maka tantangan pasti teratasi dengan baik.
Saat tantangan atau persoalan terjadi dalam gereja, jangan berlaku sebagai penonton saja atau pengkritik yang sifatnya destruktif (merusak) dan malah memperkeruh keadaan. Sebaliknya, setiap pelayan maupun jemaat harus berperan aktif dan mengajak pelayan maupun jemaat lainnya untuk memikirkan dan bertindak bersama-sama untuk mencarikan solusinya.
Marilah ambil bagian dengan pelayan dan jemaat lainnya untuk bekerja sama menjadi tim yang berdampak bagi kemajuan pelayanan di gereja.
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau ambil bagian dan bekerja sama sebagai tim bagi kemuliaan nama-Mu. Amin.”
Ayat Bacaan: Matius 23:23-39; Kisah Para Rasul 13:43-49; Mazmur 45; Keluaran 32-33
GBI Pasir Koja 39 Bandung