Liputan Retreat Pemusik & Pemuji GBI Pasko 39

IMG_7054

“Melayani Dengan Sukacita”

Mendengar kata retreat seringkali pikiran kita sudah terbayang acara yang begitu tersusun layaknya Liturgi (tata ibadah gereja). Namun, berbeda dengan retreat yang diadakan oleh Komisi Musik & Pujian pada tanggal 10-11 Juli 2015 yang lalu. Bertemakan “Melayani Dengan Sukacita” benar-benar lain dari retreat yang sudah sering dilakukan.

Di hari pertama seluruh peserta diajak untuk bersama-sama memuji dan menyembah Tuhan dan doa bersama. Suasana dan hadirat Tuhan begitu terasa sehingga membawa seluruh peserta larut dalam hadirat-Nya sampai tak terasa waktu satu jam sudah berlalu.

Acara pada hari pertama ditutup dengan permainan dan api unggun. Pada acara tersebut kami sudah merasa dipersatukan (tidak ada batas/rasa sungkan antara pelayan senior dan pelayan junior) sehingga kami betul-betul merasakan persaudaraan yang hangat.

Di hari kedua , kami dilayani oleh Bpk. Pdt. Yusuf Rachman yang membagikan renungan firman Tuhan. Suasana keakraban yang sudah terbangun membuat Bpk. Yusuf Rachman tidak sungkan lagi dengan seluruh anggota pelayan musik & pujian.

Suasana ibadah membuat seluruh peserta seakan dibawa ke dalam suasana sorga yang penuh dengan pujian-penyembahan. Hal tersebut membuat hati seluruh pemusik & pemuji siap untuk ditaburi benih Firman Tuhan.

Renungan Firman Tuhan pada sesi pertama, mengajak seluruh pelayan musik-pujian untuk “kembali ke cinta pertama” di mana kita melayani dengan antusias dan tanpa lelah. Dengan gaya penyampaian beliau yang penuh canda, seluruh peserta menikmati renungan tanpa rasa kantuk.

Pada sesion kedua, hadirat Tuhan terasa begitu kuat dan menggerakkan bpk. Yusuf Rachman untuk mengurapi dengan minyak urapan kepada seluruh peserta yang hadir saat itu. Kami betul-betul diperlengkapi kembali dengan gairah serta antusias yang baru seperti “cinta pertama” terjadi.

Di akhir khotbahnya, bpk. Yusuf Rachman mengingatkan seluruh peserta retreat untuk “Tidak bermain-main dengan anugerah yang telah Tuhan berikan kepada setiap pelayan secara unik” dan mengingatkan seluruh pelayan agar senantiasa melayani dengan sukacita .

Tak terasa 2 Sesion telah berlalu dan waktunya untuk kembali menjadi hamba Tuhan yang utuh. Seluruh peserta kembali dengan membawa api dan semangat yang baru untuk melayani dengan sukacita. Terima kasih kepada Tuhan Yesus yang telah memimpin acara demi acara begitu luar biasa serta memberikan anugerah yang luar biasa kepada setiap pelayan musik-pujian. Terima kasih juga kepada Bpk. Yusuf Rahman yang telah melayani kami dalam 2 Sesion dengan penuh semangat. God Bless……

Kesaksian / testimoni peserta Ret-Reat :

  1. Herlianto Langenjaya (Ketua Pemusik).

“Retreat yang luar biasa, saya rasa setiap pribadi mengalami jamahan Tuhan. Satu kalimat bagi saya adalah, “Melayani dengan segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi dan kekuatan seperti mengasihi Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi dan kekuatan.”

  1. Lis Lidyawati (Ketua Pemuji).

“Retreat yang luar biasa, ada kesatuan kasih yang erat, melimpah dengan makanan jasmani & rohani. Semua memuji Tuhan dengan lepas, tanpa ada beban. Gak ingat umur bisa lompat-lompat, dan air mata tak terbendung saat penyembahan kepada Tuhan. Saya merasakan kasih & lawatan Tuhan yang begitu nyata tanpa kecuali. Dengan minyak yang baru, kami dipersiapkan kembali untuk melayani jemaat dengan kekuatan dan kuasa-Nya yang dasyat & ajaib.”

  1. Maria Irianto (WL).

“Saya diingatkan kembali bahwa kita harus melayani dengan cinta kepada Tuhan…, bukan karena jadwal dan bukan karena rutinitas. Kita ditantang untuk memberikan yang terbaik untuk Tuhan. Suasana ret-reat yang begitu bagus sampe gak disangka sebelumnya respon dari teman-teman begitu antusias. Namun sangat disayangkan belum semua pelayan musik-pujian ikut acara ini”.

  1. Yanti (Singer).

“Acara retreat kemarin bener-bener cetarr banget…. Dah lama gk ngerasain ‘merinding disco.’ Saya menemukan kembali gairah cinta yang mula-mula dari Tuhan.”

  1. Freddy (Anggota pemusik /gitar).

“Saya merasakan suasana kekeluargaan yang tercipta harmonis di dalam pelayan-pelayan musik-pujian. Saya mendapatkan berkat yang lebih dari Tuhan lewat firman Tuhan, bahwa kita melayani untuk Tuhan. Jangan pernah main-main, betul-betul harus mempersiapkan diri dan menjaga kekudusan dengan Allah”

  1. Marlando Sihombing (Bass).

“Suasana kekeluargaan yg terbangun terasa lain dari biasanya. Saya berasa jadi kenal dan lebih akrab dengan orang-orang yang sebelumnya belum pernah ngobrol. Firman Tuhan menjadikan saya semangat kembali (refresh) dan mengajak saya untuk lebih serius dalam melayani Tuhan. Give the best dalam pelayanan.”

  1. Agus Rustandi (Gitar).

“Rangkaian acara keren pisan, sampe gak bisa diprediksi antara acara satu ke acara lainnya. Suasana kekeluargaan begitu terasa. Walaupun acara berjalan begitu singkat, namun berkualitas dan memberikan rasa tersendiri.

Firman Tuhan yang dibagikan memberikan arti tersendiri untuk saya, di mana saya diingatkan kembali akan dasar yang benar dalam melayani. Tema “first love”-nya sangat pas dan memuaskan dahaga di tengah kejenuhan dan melihat pelayanan hanya sebatas rutinitas. Tetesan air mata tak terbendung selama memuji Tuhan. Saya jadi semangat untuk melayani Tuhan dengan talenta yang sudah dianugerahkan-Nya.”

  1. Berkat Oloan Nadapdap (Bass).

“Luar biasa, selama ret-reat saya merasa sangat diberkati melalui doa dan firman Tuhan. games, makan bersama dan kegiatan lainnya menciptakan suasana kekeluargaan yang sangat kuat. Pesan yang saya dapatkan melalui acara ini adalah untuk mau tetap melayani dengan kasih. Thanks a lot for all team….

  1. Kevin Eldiwan (Drum).

“Di retreat ini saya baru merasakan tidak ada batasan usia, aku bisa seperti teman kepada Om & tante yang tergabung dalam team Musik-Pujian. Rasa kebersamaan & kekeluargaan yang TOP banget. Berkat yang saya dapatkan adalah dorongan untuk lebih sungguh-sungguh lagi dalam melayani dengan api urapan yang dicurahkan, saya kembali digairahkan.” Dasyaaaat…. !!!

Oleh: Fery Stiawan

Check Also

Artikel Ibadah awal tahun 2026 copy

IBADAH AWAL TAHUN 1 Januari 2026

Oleh: Dedy Gunawan (Koordinator Komisi Kompas) Puji syukur kepada Tuhan Yesus,  Kamis, 01 Januari 2026, …