
PERKARA BESAR
Kejadian 17:1-8
Efesus 3:20. “Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,”
Sebagai anak Tuhan kita berhak untuk mendapat jawaban doa dari Tuhan. Tuhan pun mempunyai hak untuk menjawab kapan pun yang menurut Dia adalah waktu terbaik dan juga cara yang menurut Dia adalah yang terbaik. Masalah kita adalah kita meminta terlalu kecil dan menginginkan terlalu cepat.
Abraham pasti merindukan dan mendoakan seorang anak. Mudah bagi Allah untuk dengan cepat menjawab doanya. Namun, sampai di usianya sembilan puluh sembilan tahun, Allah belum menjawabnya. Allah mempersiapkan iman Abraham untuk menggenapi rencana Allah yang jauh lebih besar dari yang Abraham pikirkan. Seandainya Abraham langsung mendapatkan seorang anak, iman Abraham tidak teruji sebagai bapak orang percaya. Abraham lolos ujian iman ketika ia berani mempersembahkan anaknya yang sangat dirindukannya dan yang satu-satunya.
Berdoalah untuk hal terbesar dan terhebat untuk kemuliaan Allah. Cobalah membayangkan hal terhebat yang bisa Anda doakan dan berpikir, “Ini benar-benar akan membuat Tuhan terkesan.” Anda dengan tekun mendoakannya, berharap Anda takjub dengan jawaban Allah. Namun sebaliknya, Anda mendapat jawaban, “Aku sudah memberkati engkau, anakku. Tidakkah kau bisa meminta yang lebih besar untuk kemuliaan-Ku? Engkau bisa memberkati tetanggamu, kotamu, bangsamu! Aku bisa menganugerahkan itu kepadamu dengan sangat mudah! Mengapa engkau tidak mempercayakan-Ku untuk sesuatu yang jauh melebihi yang bisa kau bayangkan?”
Jika seandainya Allah menjawab doa-doa Anda pada saat itu juga, maka Anda akan langsung puas. Namun ketahuilah, Jawaban Allah itu jauh lebih besar dari apa yang Anda minta. Anda harus bersyukur bahwa Allah belum menjawab semua doa Anda. Sebab Allah mempunyai rencana yang jauh lebih hebat dan Allah ingin melakukannya bersama Anda.
Ayat Bacaan: Matius 13:1-23; Kisah Para Rasul 7:35-43; Mazmur 6-7; Kejadian 42-43
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, ajar aku mengerti siapa Engkau dan rencana-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung