
DALAM DIDIKAN TUHAN
Amsal 3:11-15
Amsal 3:12. “Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi.”
Saat seorang anak belajar berjalan, sang Ibu kerap menurunkannya dari gendongan, berdiri agak menjauh dan memanggil namanya. Saat mencoba melangkah, terkadang si anak terjatuh dan menangis. Mungkin anak kecil itu berpikir ibunya jahat, sebab tidak segera menolongnya. Namun, sang ibu tidak segera datang menolong karena ia ingin anaknya terus berusaha sendiri. Ada juga seorang ayah yang memberikan kado ulang tahun kepada anak laki-lakinya berupa alat pancing, lengkap dengan mata kail dan sekaleng umpan. Kado itu bertuliskan, “Anakku, mulai hari ini Ayah tidak akan lagi hanya memberimu ikan, tetapi akan mengajarimu menangkap ikan dengan pancing ini, sehingga kamu akan mahir seperti ayah.” Si anak tersenyum dan berkata dalam hatinya, “Ayah sudah menganggapku dewasa.”
Jika direnungkan, tidakkah Anda menyadari bahwa sesungguhnya sang ibu dan sang ayah dalam ilustrasi di atas adalah sama seperti Bapa kita di sorga? Dia ingin melihat anak-Nya terus bertumbuh dewasa, Anda adalah anak yang sangat dikasihi-Nya, Dia harus mendidik Anda untuk mendewasakan Anda, termasuk juga dalam hal keuangan. Saat Anda diizinkan Tuhan mengalami berbagai macam persoalan keuangan, sangat mudah bagi Tuhan untuk segera bertindak dan menolong Anda dengan mukjizat-Nya. Namun jika itu terus dilakukan-Nya, Anda sama sekali tidak akan mengalami pertumbuhan apa-apa.
Saat ini yang harus Anda lakukan adalah menguatkan kepercayaan kepada Tuhan bahwa PASTI ada maksud yang baik di balik semua persoalan yang sedang Anda hadapi. Mulailah mencari tahu apa yang ingin diajarkan-Nya. Semakin cepat Anda mengerti dan mau belajar, semakin cepat pula keadaan Anda akan berubah. Tetaplah berpikir positif karena Tuhan pun sudah sangat menanti-nantikan saatnya untuk mencurahkan berkat-Nya bagi Anda.
Ayat Bacaan: Matius 12:22-37; Kisah Para Rasul 7:9-22; Mazmur 3-4; Kejadian 39-40
Doa: “Kami percaya Engkau mengasihi kami karena kami anak-anak-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung