Renungan Harian 19 Januari 2020

ROTI

Ulangan 8

Matius 4:4. “Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

Alkitab mengajarkan tentang kebutuhan manusia yaitu makanan (roti). Roti menggambarkan kebutuhan hidup jasmani sebagai kebutuhan manusia seutuhnya. Inilah sistem ekonomi Tuhan. Saat Anda berdoa, “Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya,” bukan berarti Anda hanya duduk di sofa dan menunggu Tuhan menjatuhkan uang dari langit. Anda harus bekerja! Bahkan orang Israel pun harus keluar dan memungut manna. Pekerjaan adalah bagian dari rancangan Allah buat hidup Anda.

Roti menggambarkan firman Tuhan. Ketika bangsa Israel berjalan menuju Kanaan, Tuhan menurunkan manna dari surga agar orang-orang itu memungutnya, karena mereka tidak punya makanan apa pun. Tuhan memberi mereka manna untuk mengajarkan, bahwa orang membutuhkan lebih dari sekedar roti untuk hidup mereka. Kehidupan yang sejati tercipta dengan memberikan firman Tuhan sebagai makanan jiwani. Anda tidak hanya butuh makanan fisik; Anda juga butuh makanan rohani.

Roti menggambarkan keluarga dan persekutuan Allah. Alkitab mengatakan dalam 1 Korintus 10:16, “Bukankah cawan pengucapan syukur, yang atasnya kita ucapkan syukur, adalah persekutuan dengan darah Kristus? Bukankah roti yang kita pecah-pecahkan adalah persekutuan dengan tubuh Kristus?” Roti adalah lambang untuk keluarga Allah. Tuhan ingin Anda menjadi bagian dari keluarga-Nya, yang akan ada untuk selamanya yaitu Gereja. Itulah tempat persekutuan Anda dengan anggota keluarga-Nya.

Roti mewakili keselamatan. Yesus memilih roti sebagai simbol pengorbanan-Nya di dalam persekutuan. Setiap kali kita makan roti dan minum anggur perjamuan kudus, itu adalah pengingat betapa Tuhan mengasihi kita dan betapa besar pengorbanan-Nya sehingga kita bisa ke sorga.

Ayat Bacaan: Matius 10:16-11:1; Kisah Para Rasul 5:34-42; Ayub 40; Kejadian 32-33

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus terima kasih untuk peliharaan-Mu yang sempurna dalam hidupku. Ajar aku berkenan bagi-Mu. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …