
BERLAKULAH SETIA
Lukas 16:10-15
Lukas 16:12. “Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?”
Setia atau bertanggung jawab, bertindak dengan sungguh-sungguh menjadi kunci sebuah promosi. Firman Tuhan mengajarkan kepada kita untuk berlaku setia pada hal-hal kecil dan mungkin belum terlihat. Seperti sebuah kunci yang kecil bisa membuka sebuah pintu yang besar dan kunci yang sama juga bisa menutup pintu yang besar. Artinya perkara kecil bisa membuka kesuksesan besar tetapi juga bisa menutupnya.
Ayat mas hari ini menuliskan satu kalimat yang agak terasa aneh. Ternyata ada harta milik kita, tetapi belum menjadi milik kita. Harta itu akan diserahkan kepada kita pada saat kita telah memperlakukan harta orang lain yang dipercayakan kepada kita dengan baik dan benar. Jika kita saat ini dipercayakan kendaraan orang lain (invetaris), rumah (kontrakkan) atau bahkan uang (modal pinjaman) perlakukanlah dengan penuh rasa tanggung jawab. Jika kita meminjam barang atau uang, kembalikan pada waktunya. Jika kita sedang mengontrak rumah, rawat bahkan saat kita pergi buat rumah itu lebih baik dari saat kita masuk. Jika kita sedang menggunakan kendaran inventaris kantor, rawat seperti milik sendiri.
Tuhan Yesus memakai kesetiaan seseorang terhadap uang sebagai ukuran untuk mendapat harta sesungguhnya. Apakah Anda sudah menjadi orang yang setia terhadap uang yang Anda miliki? Setiakah Anda dengan mengembalikan persepuluhan, yang menjadi milik Tuhan? Setiakah Anda dengan uang orang lain yang Anda pinjam? Ingat, tindakan ini akan menentukan berkat selanjutnya, yang menjadi harta sesungguhnya yang akan Anda miliki. Yakni harta yang sifatnya tidak kelihatan oleh mata, tetapi menghasilkan sesuatu yang bisa dilihat oleh mata. Yakni iman, damai sejahtera, sukacita. Oleh sebab itu, berlakulah setia dengan harta yang kecil sekalipun, karena kelak akan mendatangkan hal-hal besar.
Ayat Bacaan: Matius 5:17-26; Kisah Para Rasul 2:41-47; Ayub 18-19; Kejadian 14:17-15:21
Doa: “Kami mau setia akan segala perkara yang Tuhan percayakan kepada kami untuk dikelola. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung