Renungan Harian, 07 Desember 2019

MENYEMBAH-MU

Mazmur 73:21-28

Yesaya 8:17. “Dan aku hendak menanti-nantikan TUHAN yang menyembunyikan wajah-Nya terhadap kaum keturunan Yakub; aku hendak mengharapkan Dia.”

Ada kalanya dalam menjalani kehidupan kekristenan, kita mengalami hal-hal yang buruk. Ketika masalah datang, kita berharap kepada Tuhan. Namun, ketika terpuruk dengan hati hancur, Allah seakan menghilang. Inilah kondisi yang dapat membuat kita menyalahkan Allah dan frustasi tidak menemukan jalan keluar.  Lalu bagaimana kita menyembah Allah di saat Allah terasa begitu jauh?

Raja Daud sering mengeluhkan ketidakhadiran Allah. “Mengapa Engkau berdiri jauh-jauh, ya TUHAN, dan menyembunyikan diri-Mu dalam waktu-waktu kesesakan? (Mazmur 10: 1). “Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.”(Mazmur 22: 1). “Mengapa Engkau membuang aku? Mengapa aku harus hidup berkabung di bawah impitan musuh? (Mazmur 43: 2a).

Tentu saja, Allah tidak benar-benar meninggalkan Daud dan Dia tidak akan meninggalkan kita. Dia telah berjanji berulang kali, “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”

Tingkat ibadah yang paling dalam ialah dengan memuliakan Tuhan di tengah-tengah penderitaan, berpegang pada Tuhan selama masa pencobaan, berserah di saat kita menderita, dan mengasihi Dia di saat seolah-olah Tuhan itu tampak jauh di sana.

Allah menguji kita dengan masa perpisahan yang tampak di depan mata. Seolah-olah Allah telah meninggalkan atau melupakan kita, dan Allah terasa jauh adanya. Saat itulah kita bisa menyembah-Nya dan itulah bukti iman kita kepada-Nya. Daud memiliki persahabatan yang dekat dengan Allah. Tuhan senang menyebutnya sebagai “seseorang yang berkenan di hati-Ku” (1 Samuel 13:14 dan Kisah Para Rasul 13:22).

Percayakah kita ada penyertaan-Nya? Sembahlah Allah di saat kita merasa Dia begitu jauh dan tidak mendengarkan doa kita. Berikanlah penyembahan yang terbaik bagi-Nya!

Ayat Bacaan Setahun: Wahyu 4; Ibrani 7:1-10; Yehezkiel 36; Habakuk 1

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku menyembah-Mu dalam keadaan apa pun, karena aku percaya Engkau ada dan mengasihiku. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …