Renungan Harian, 06 November 2019

PADA WAKTU TENGAH MALAM

Kisah Para Rasul 16:19-40

Kisah Para Rasul 16:25. “Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.”

Meskipun secara fisik Paulus dan Silas dipenjara, akan tetapi pikiran dan hati mereka tidak terpenjarakan, malahan mereka menyanyikan puji-pujian kepada Allah. Mereka tidak hanya memuji Tuhan, tetapi juga menyanyikan puji-pujian kepada-Nya, dalam mazmur, kidung pujian dan nyanyian rohani, entah itu dari Daud, ataupun nyanyian mereka sendiri, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. Mereka menyanyi pada tengah malam, sesuai teladan yang diberikan oleh sang pemazmur Israel.

Mazmur 119:62. “Tengah malam aku bangun untuk bersyukur kepada-Mu atas hukum-hukum-Mu yang adil.”

Demikianlah kita harus mengucap syukur dalam segala hal. Kita tidak akan kekurangan alasan untuk memuji, selama hati kita penuh akan kasih kepada Allah. Dan jika penjara bawah tanah dan sepasang pasungan saja tidak berhasil menghalangi hati seorang anak Allah untuk melakukan tugas ini, apa lagi kita yang bebas secara fisik untuk melakukannya.

Paulus dan Silas memuji Allah karena mereka telah dianggap pantas untuk menderita karena nama Yesus. Juga karena iman, bahwa Allah menopang dan menguatkan mereka di dalam penderitaan mereka, dan karena mereka merasakan bahwa penghiburan Ilahi begitu manis dan begitu kuat di dalam jiwa mereka.

Ayat Bacaan Setahun: 2 Petrus 2:17-22; 2 Timotius 3:1-9; Yehezkiel 4-5; Hosea 8

Doa: “Tuhan ajarkan aku tetap bersyukur dalam segala keadaan, supaya aku melihat kemuliaan-Mu. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …