Renungan Harian, 03 November 2019

HEART OF WORSHIP

Yohanes 4:19-23

Matius 15:8. “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.”

Sekitar 20 tahun yang lalu, sebagai seorang pastor di gerejanya, Matt Redman merasa bahwa ada sesuatu yang kurang dari pujian dan penyembahan di gereja; ia merasa jemaat kehilangan arti pujian dan penyembahan yang sesungguhnya. Jadi ia menganjurkan semua sound system di gereja dicabut, ia memutuskan bahwa mereka akan memuji Tuhan hanya dengan suara mereka, tanpa sound system apa pun. Redman melihat ini sebagai tindakan yang sangat berani. Ada banyak anak muda di gereja; mencabut sound system dari gereja dapat membuat gereja menjadi kurang menarik bagi kebanyakan orang, khususnya remaja. Tetapi sang pastor ingin mengembalikan inti dari puji-pujian.

Jadi selama sekitar tiga bulan, mereka hanya menyanyi menggunakan suara mereka. Redman berkata awalnya terasa sedikit aneh dan tidak biasa, tetapi setelah tiga bulan tersebut, ia menemukan pembelajaran baru tentang pujian dan penyembahan. Maka itu ia menciptakan lagu “Heart of Worship.” Ia menulis lirik ini, “Aku kembali ke hati dari pujian, di mana segalanya adalah tentang Engkau, tentang Engkau, Yesus.”

Apakah gereja tersebut kemudian ditinggalkan jemaat? Jemaat yang digembalakan Matt Redman tersebut malah bertumbuh pesat. Mereka menemukan intisari dari penyembahan yang sejati. 20 tahun kemudian, Matt Redman memimpin suatu penyembahan di lapangan terbuka di New York, menjangkau bukan hanya jemaat gereja, tetapi para pecandu narkoba, mereka yang broken home bahkan anak geng dan punk merasakan kehadiran Yesus di kota metropolitan berlumur kemewahan tersebut. Semangat yang sama ia dapatkan ketika ia menciptakan lagu Heart of Worship.  Bukan musik yang hingar bingar, bukan sorot lampu yang meriah, dekor yang indah, ataupun pemimpin pujian yang berbakat. Inti dari penyembahan adalah Yesus sendiri. It’s all about Jesus.

Ayat Bacaan Setahun: 2 Petrus 1:16-21; 2 Timotius 2:8-13; Yehezkiel 1; Hosea 3-4

Doa: “Tuhan Yesus, Engkaulah pokok pujian dan penyembahan kami. Engkau layak terima segala pujian, hormat dan kemuliaan. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …