Renungan Harian, 02 November 2019

PUJILAH KASIH SETIA TUHAN

Mazmur 103:1-22

Mazmur 103:2. “Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!”

Tidak tahu berterima kasih adalah sikap yang menunjukkan kedangkalan seseorang menerima sesuatu yang baik dari pihak lain, bisa menyebabkan orang tersebut tidak menghargai kebaikan orang dan bisa berlanjut dalam perbuatan yang berlawanan dengan kebaikan yang telah diterima. Hal itu dilakukan bangsa Israel pada zaman Keluaran dan menyebabkan mereka bersungut-sungut kepada Tuhan, akibatnya mereka mengembara di padang gurun tanpa tujuan. Maka, kini pemazmur berseru kepada jiwanya sendiri agar memuji Tuhan dan tidak melupakan segala kebaikan-Nya, menunjukkan satu sikap hidup yang baru dan menolak kesalahan generasi Keluaran.

Tekad pemazmur ini dimulai dengan ungkapan yang memerintah kepada jiwanya sendiri: “Pujilah Tuhan” dalam arti harfiahnya adalah menundukkan diri kepada pihak yang berdaulat.  Jadi, bukan sekadar menaikkan pujian dengan suara, tetapi meninggikan Allah dengan segenap hidup dan mengingat segala kebaikan Allah. Maksud pemazmur di sini adalah bahwa tindakan Allah yang bersifat penghakiman mendatangkan kehancuran bagi pihak yang menolak Allah, tetapi mendatangkan keselamatan bagi yang taat kepada-Nya.

Pemazmur mengingatkan kepada dirinya sendiri bahwa Allah itu setia, adil dan sangat pengasih sementara manusia itu hanya debu di mata Allah. Perbuatan ajaib Allah itu bersumber pada sifat Allah sendiri (ayat 7-19). Dengan demikian, mengingat-ingat perbuatan Allah berarti mengingat sifat-sifat Allah. Ini berakibat pada pengenalan lebih dalam akan Allah.

Merenungkan perbuatan Allah tidak saja membuat kita makin sadar akan keberdosaan kita yang terancam kebinasaan, tetapi juga takjub bagaimana Allah dapat menyerasikan kasih setia-Nya dengan kedaulatan dan keadilan-Nya. Orang yang memuji dan menyembah dengan baik saat ibadah menunjukkan bahwa ia adalah pibadi yang tahu bersyukur atas segala kebaikan Tuhan yang ia alami.

Ayat Bacaan Setahun: 2 Petrus 1:11-15; 2 Timotius 2:1-7; Ratapan 5:1-22; Hosea 2

Doa: “Tak akan pernah kami melupakan segala kebaikan-Mu, ya Allah.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …