
Puji dan syukur saya ucapakan kepada Tuhan Yesus Kristus, atas berkat kasih dan anugerah-Nya selama tiga bulan berada di dusun Muwur, semua pelayanan dalam masa praktek bisa saya lewati. Kesulitan yang saya hadapi untuk pelayanan di sana adalah masalah komunikasi karena masyarakat masih belum lancar berbahasa Indonesia.
Antisipasi untuk bisa mengajar dan melayani jemaat di sana adalah saya harus belajar bahasa mereka yaitu bahasa Manggerai. Bukan hanya itu saja, tetapi juga belajar tentang budaya dan adat istiadat mereka. Fokus paling utama di dusun Muwur adalah menjangkau anak-anak muda. Umumnya anak-anak muda di dusun Muwur tidak terdidik baik dalam kebenaran, bahkan kehidupan mereka jauh dari apa yang firman Tuhan ajarkan. Untuk itu saya mulai memperkenalkan siapa Yesus, dan bagaimana untuk mengenal dan menerima-Nya sebagai Tuhan dan juruselamat agar mereka bisa hidup benar sesuai firman-Nya.
Bukan hanya para pemuda, tetapi orang dewasa yang belum percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat manusia. Selain masalah rohani, ternyata dalam masalah kesehatan seperti Pola Hidup Bersih dan Sehat juga masih belum membudaya. Saya mencoba untuk menunjukkan cara hidup yang bersih dan menjaga lingkungan tetap bersih agar masyarakat memiliki derajat kesehatan yang lebih baik.
Kiranya apa yang saya kerjakan di sana bisa berdampak bagi masyarakat sehingga terjadi perubahan baik cara hidup secara rohani – menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat kemudian hidup menurut firman Tuhan, maupun secara jasmani yakni hidup bersih dan sehat. Semua hanya untuk kemuliaan nama Tuhan kita Yesus Kristus.
Oleh: Audi Karson B.
GBI Pasir Koja 39 Bandung