Renungan Harian, 20 Oktober 2019

BANTUAN YANG TIDAK PANTAS

1 Korintus 15:1-18

1 Korintus 15:10. “Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.”

Mungkin ada di antara kita yang merasa tidak pantas untuk melayani, sebuah hal yang juga pernah dirasakan oleh Rasul Paulus. Ia merasa sangat tidak pantas, tetapi menyadari kalau pelayanan yang dipercayakan kepadanya itu semata karena kasih karunia Allah. Kasih karunia tidak selalu bicara soal keselamatan, tetapi juga soal pelayanan.

Paulus tidak hanya menyadari, sebaliknya ia bekerja lebih keras dari yang lain karena ia menyadari betapa besar anugerah Allah atas dirinya. Di dalam kasih karunia ada penyertaan Tuhan atas segala sesuatu yang kita perlukan. Dan saat kita dipercayakan sesuatu, pasti Allah memberi kita kemampuan. Kasih karunia akan bekerja saat kita mengerjakannya bahkan akan bermultiplikasi saat kita setia melakukannya. Panggilan untuk melayani adalah pemberian atau hadiah yang sebenarnya kita tidak layak terima tetapi sudah disediakan Allah sejak kita ada di dalam kandungan (Galatia 1:15).

Saat ditunjuk Allah untuk melayani, kita pasti diberi keahlian dan pengertian (Keluaran 36:1). Mungkin kemampuan kita terbatas, tetapi kemampuan Ilahi di dalam kita tidak terbatas. Orang yang melayani dengan kekuatan Allah pasti pulang dengan tidak lelah, tetapi justru akan dengan sukacita.

Oleh sebab itu jangan takut untuk melayani, beritakan Injil, lakukan misi untuk menjangkau jiwa-jiwa bagi Kristus Tuhan. Kita tidak bekerja untuk keselamatan karena keselamatan adalah anugerah Allah dalam Kristus Yesus, tetapi mengerjakan keselamatan dengan cara melayani Tuhan dan hidup dalam panggilan serta rencana-Nya.

Ayat Bacaan Setahun: 1 Petrus 2:1-6; 1 Timotius 3:1-7; Yeremia 50:21-46; Nehemia 7

Doa: “Tuhan Yesus, terima kasih untuk kasih karunia-Mu yang melayakkan kami untuk melayani-Mu. Kami mau mengerjakannya dengan setia dan penuh hormat. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …