Renungan Harian, 05 Oktober 2019

CAHAYA

Efesus 5:8-14

Matius 5:14. “Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.“

Dalam sebuah perjalanan misi ke daerah pedalaman, saya dengan kawan-kawan mengendarai mobil menuju sebuah desa.  Hari mulai malam, perjalanan panjang melalui hutan dan hujan turun deras sekali. Suasana gelap sekali. Rasanya begitu asing dan menakutkan mengendarai mobil melewati daerah yang gelap seperti itu.

Setelah keluar hutan, kami menelusuri jalan setapak di tengah persawahan. Tiba-tiba, kami melihat cahaya di depan kami. Sinarnya bagaikan mercusuar. Pada saat sampai ke sumber cahaya itu, kami sangat senang saat mendapati bahwa satu-satunya cahaya dalam kegelapan itu berasal dari sebuah rumah kecil. Sebuah rumah kecil sedang menerangi dunia di sekitarnya.

Seperti itu pulalah seharusnya orang melihat kita sebagai orang Kristen. Dalam dunia yang gelap karena dosa, kita diharapkan dapat menjadi terang yang bercahaya dan mengundang orang-orang untuk datang mendekat. Tuhan Yesus telah membawa kita keluar dari kegelapan, dan Dia mengatakan bahwa kita, para pengikut-Nya, adalah “terang dunia”. Oleh sebab itu, sudah seharusnya kita hidup sebagai anak-anak terang.

Rasul Paulus dalam kitab Efesus menyatakan, bahwa dahulu kita hidup dalam kegelapan, tetapi sekarang kita dalam terang Tuhan, jadi hiduplah seperti anak-anak terang. Terang membawa semua kebaikan, hidup yang benar, dan kebenaran. Segala sesuatu diperjelas oleh terang itu. Itulah sebabnya dikatakan, “Bangunlah, kamu yang tidur. Bangkitlah dari kematian, dan Kristus akan bersinar atasmu.”

Ini adalah tantangan besar yang harus membuat kita memikirkan secara serius bagaimana kita hidup. Tanyakanlah pada diri sendiri, “Sudahkah saya menjadi terang bagi hidup orang lain? Apakah hidup dan perkataan saya menuntun orang-orang keluar dari kegelapan dan datang kepada terang Yesus?”

Ayat Bacaan Setahun: Yakobus 2:1-13; 1 Tesalonika 4:7-12; Yeremia 37; 2 Tawarikh 34-35

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau bercahaya bagi dunia ini. Aku tahu, aku diberkati untuk memberkati. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …