
PENGORBANAN TUHAN YESUS KRISTUS
Roma 5:1-11
Roma 5:8. “Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.”
Yohanes 3:16 berkata: Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Dari ayat ini kita dapat belajar, bahwa:
1. Allah sangat mengasihi kita dan telah menunjukkan kasih-Nya kepada kita dengan cara mati untuk kita, bahkan ketika kita masih berdosa (Roma 5:8). Setiap anak-anak Tuhan harus menyadari, bahwa yang paling berharga di dalam hidupnya adalah kasih Kristus. Oleh sebab itu, marilah kita mengasihi Allah dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa dan dengan segenap akal budi serta dengan segenap kekuatan kita. Karena barangsiapa mengasihi Allah dan mengasihi sesama manusia, maka ia berasal dari Allah (1 Yohanes 4:7-12).
2. Allah telah mengaplikasikan arti pengorbanan yang sesungguhnya. Kasih akan membuat kita rela berkorban. Kasih dinyatakan dengan mempersembahkan hidup. Karenanya, sebagai murid Kristus, kita juga harus mempersembahkan seluruh hidup kita bagi kemuliaan Tuhan.
Roma 12:1, Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
Ibadah yang sejati adalah saat kita mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah.
Ayat Bacaan Setahun: Yakobus 1:1-8; 1 Tesalonika 2:13-20; Yeremia 33; 2 Tawarikh 26-27
Doa: “Tuhan Yesus, kami bersyukur atas pengorbanan-Mu di atas kayu Salib. Terimakasih untuk kasih-Mu yang sempurna dan pengorbanan-Mu yang luar biasa bagi kami. Karenanya, kami mau mempersembahkan hidup kami bagi kemuliaan nama-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung