Renungan Harian, 09 September 2019

MENDIDIK PEMIMPIN MASA DEPAN

2 Timotius 2:1-7

2 Timotius 2:2. “Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.”

Timotius mengemban tugas dan tanggung jawab untuk meneruskan tongkat estafet berita Injil: dari Kristus kepada Paulus, Paulus kepada Timotius, dan Timotius kepada jemaat, begitu seterusnya. Tidak sembarang orang yang dapat diserahi tongkat estafet berita Injil tersebut. Ada dua kriteria yang ditetapkan Paulus, yang harus dimiliki oleh orang-orang tersebut.

Pertama, dapat dipercaya dan setia. Kedua, mampu mengajar orang lain. Untuk menegaskan kedua persyaratan tersebut, ada tiga gambaran yang Paulus berikan. Pertama adalah gambaran tentara. Seorang tentara tidak memusatkan perhatiannya pada dirinya sendiri. Ia penuh disiplin dan kepatuhannya kepada atasan tak perlu dipertanyakan.

Gambaran kedua adalah atlet. Seorang atlet bertanding sesuai peraturan yang sudah ditetapkan. Ia tak bisa mengubah peraturan seenak hatinya sendiri. Untuk itu ia harus menyangkal diri demi mengikuti disiplin yang diterapkan. Gambaran ketiga adalah seorang petani. Ia seorang pekerja keras. Ia harus memelihara dengan tekun benih yang sudah ditanam. Pekerjaannya membosankan karena ia harus melakukan hal yang sama tiap hari, yakni menyiram dan merawat tanaman jika ia ingin menuai hasil yang baik kelak.

Itulah tiga gambaran karakter yang harus dimiliki seorang pemimpin masa depan. Setiap karakter memerlukan ketekunan dan ketahanan untuk menderita jika ingin berhasil. Tentara yang mundur sebelum perang berakhir tak akan melihat kemenangan. Atlet yang berhenti bertanding sebelum pertandingan berakhir, tak akan pernah meraih medali. Dan petani yang berhenti bekerja sebelum musim panen dimulai, tak akan pernah menuai hasil.

Ayat Bacaan Setahun: Yohanes 16:12-15, Filipi 2:19-3:1a, Yeremia 13, 1 Tawarikh 11-12

Doa: “Tuhan Yesus, berikan kepadaku ketahanan, kedisiplinan dan ketekunan, terima kasih. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …