Renungan Harian, 06 September 2019

KEDEWASAAN PENUH

Efesus 4:1-16

Efesus 4:13. “Sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,”

Pertumbuhan seseorang di dalam Tuhan dapat diibaratkan seperti perkembangan hubungan manusia dengan makanan dalam hidupnya. Pada awal hidupnya, seorang bayi bergantung total kepada orangtuanya untuk mendapatkan makanan. Makanannya pun terbatas dan tidak boleh keras. Susu-lah makanannya.

Ketika ia semakin bertumbuh, ia masih bergantung total kepada orangtuanya. Namun, makanannya sudah berganti. Ia sudah bisa makan makanan keras sekarang. Dan hal ini akan terus berlanjut sampai ia bisa lepas dari orangtuanya, saat itulah ia harus bisa mencari makannya sendiri, untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.

Kemudian, ia akan menjadi orangtua dan memiliki anak. Saat inilah ia harus memberi makan kepada anaknya (dan tidak lupa tetap makan dan mencari makan). Begitu pula dengan pertumbuhan seseorang di dalam Tuhan. Di awal kehidupan rohaninya, ia mungkin akan bergantung total kepada seorang atau beberapa pengajar di dalam Tuhan. Yang ia terima pertama kali adalah ‘asas-asas pokok dari pernyataan Allah’.

Ketika ia semakin bertumbuh, ia masih akan bergantung kepada pengajar-pengajar. Namun, sekarang makanannya sudah berganti. Ia sudah bisa makan makanan keras sekarang. ‘Makanan untuk orang-orang dewasa.’ Sampai ia sudah bisa mencari makan sendiri. Dalam arti, menentukan sendiri bagaimana ia akan bertumbuh. Menentukan sendiri apa yang akan ia ‘makan’ untuk pertumbuhan dia.

Dan akhirnya, sampai ia akan menjadi seorang pengajar. Yaitu, orang yang memberikan makanan kepada orang lain. Inilah keberhasilan dan kebanggaan seorang pengajar. Yaitu ketika ia berhasil mereproduksi dirinya dan menghasilkan kembali pengajar-pengajar baru.

Ayat Bacaan Setahun: Yohanes 15:9-17, Filipi 1:27-30, Yeremia 10:1-16, 1 Tawarikh 7

Doa: “Kami mau terus bertumbuh, ya Allah menjadi dewasa penuh di dalam Engkau. “

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …