Roma 8:31-39
Kisah Para Rasul 4:19. “Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: “Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah.”
Pernahkah Anda menghitung berkat dari Tuhan yang telah Anda terima? Sedikit? Banyak? Atau banyak sekali? Pernahkah Anda mencatat setiap berkat dari Tuhan yang menurut Anda sangat memberkati sehingga menguatkan iman dan percaya kita kepada Tuhan? Jika belum, mulailah mencatatnya! Karena itu akan menjadi suatu hal yang berharga pada saat kita atau orang lain membutuhkan kekuatan baru dari Tuhan atau perlu menambahkan percaya dan iman kita kepada Tuhan. Catatan-catatan itu akan menjadi milestone dan pengingat kita untuk semakin kuat percaya dan keimanan kita kepada Tuhan Yesus yang menjadi penolong kita.
Para Rasul dan pengikut Yesus pada awal setelah kenaikan Tuhan Yesus ke sorga, memulai suatu kehidupan baru dengan menantikan janji dari Tuhan untuk datangnya Sang Penolong, yaitu Roh Kudus. Mereka bertekun dalam doa dan tetap percaya kepada janji itu karena mereka telah merasakan dan menyaksikan kuasa dan kebaikan dari Yesus selama pengiringan mereka mengikuti Yesus menjadi catatan-catatan dan tonggak yang memampukan mereka untuk tetap berharap kepada pertolongan Tuhan dan penggenapan janji-Nya.
Ketika mereka harus menghadapi tantangan yang berat (Kis 4), dengan penuh keberanian Petrus dan Yohanes di hadapan Makamah Agung mampu berseru: “Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah.”
Penggenapan-penggenapan janji Allah menjadi kekuatan dalam setiap permasahan dan tantangan yang kita hadapi, dengan mencatat dan merenungkan serta mengingat setiap perbuatan Allah yang dahsyat dalam kehidupan kita akan meningkatkan iman kita, sehingga kita dapat juga berseru: SIAPA TAKUT? Ketika masalah dan tantangan menghadang kita. Catat, renungkan dan ingatlah kedahsyatan kuasa Tuhan kita! (NK).
Doa: “Kami mau mencatat perbuatan-perbuatan-Mu yang besar di dalam hidup kami, agar dapat menjadi pengingat akan kasih-Mu dan meningkatkan iman kami kepada-Mu, Ya Allah. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
