Renungan Harian (05 Nopember 2015)

05KORBAN SYUKUR

Ibrani 13:11-15

Mazmur 96:8. “Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya!”

Dalam kebudayaan bangsa Israel, tidaklah mungkin untuk mereka datang ke bait suci dengan tangan yang hampa. Mereka harus mempersembahkan korban binatang sebelum masuk ke pelataran bait suci, karena tanpa pengudusan lewat darah korban yang tercurah, maka mereka tidak bisa masuk ke pelatan bait suci.

Tetapi, Ibrani 13:12 menyatakan, bahwa Kristus telah menjadi korban bagi kita, sehingga oleh darah-Nya kita mendapatkan pengudusan dan dilayakkan untuk masuk ke dalam hadirat Tuhan. Oleh sebab itu di ayat 15 dikatakan, supaya kita senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah kita, yaitu ucapan bibir yang memuliakan Allah. Korban yang kita bawa saat beribadah bukan lagi binatang, tetapi ucapan syukur yang memuliakan Allah. Jadi, entah itu lagu lama atau lagu baru, musiknya bising atau tidak, pemimpin pujiannya Anda suka atau tidak, semuanya itu tidak akan menghalangi Anda untuk memuji Tuhan. Sebab intinya kini adalah Tuhan lah yang bertahta di atas puji-pujian kita.

Ibrani 13:15 juga menyatakan agar kita senantiasa membawa korban syukur kita. Senantiasa berarti selalu, di setiap waktu, tempat dan keadaan. Saat Anda memulai hari Anda, di angkot, di tempat kerja Anda, di sekolah, dll. Anda selalu memuji dan mengucap syukur kepada Allah.

Dan inilah janji Tuhan di Yeremia 33:11 “Bersyukurlah kepada TUHAN semesta alam, sebab TUHAN itu baik, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!, sambil mempersembahkan korban syukur di rumah TUHAN. Sebab Aku akan memulihkan keadaan negeri ini seperti dahulu, firman TUHAN.“

Saya percaya pemulihan akan terjadi ketika kita mulai mengucap syukur atas Indonesia. Apakah bisnis Anda sedang mengalami kelesuan? Keluarga Anda berantakan? Masa depan seolah suram? Ucapkanlah syukur atasnya dan katakan, “Sebab Tuhan baik!” Maka Alkitab menyatakan, Tuhan akan memulihkan keadaan Anda. Percayalah!

Doa: “Kami percaya ketika kami senantiasa mempersembahkan korban syukur kami, maka hadirat-Mu pun senantiasa ada di dalam hidup kami. Dan ketika hadirat-Mu hadir, maka kegelapan akan sirna. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …