Renungan Harian, 16 Juli 2019

KARENA KASIH

Kejadian 14:1-16

Kejadian 14:14. “Ketika Abram mendengar, bahwa anak saudaranya tertawan, maka dikerahkannyalah orang-orangnya yang terlatih, yakni mereka yang lahir di rumahnya, tiga ratus delapan belas orang banyaknya, lalu mengejar musuh sampai ke Dan.”

Satu-satunya gerakan militer yang pernah melibatkan Abram adalah peristiwa saat ia membebaskan Lot dari tawanan. Kata Ibrani ‘riq’ (dikerahkannya) melukiskan tindakan kilat dari Abram dalam mengumpulkan semua orang yang tersedia untuk mengambil tindakan cepat. Ia melakukannya bukan didorong oleh sifat tamak melainkan karena belas kasihan kepada saudaranya.

Kita melihat teladan Abram akan kasih terhadap saudaranya, karena apa yang ia lakukan tidaklah mudah dan sangat beresiko. 318 orang pilihannya harus melawan bala tentara empat raja yang bersekutu yang baru saja memenangkan peperangan.

Mengingat keadaan yang tidak menguntungkan baginya, dibutuhkan keberanian besar untuk membebaskan Lot dari tawanan musuh. Mengapa ia bersedia melakukannya? Karena Lot adalah keponakannya, yang telah dianggapnya sebagai anaknya sendiri dan karena Abram percaya penuh kepada kekuatan Tuhan (Kej. 14:20).

Menolong orang saja sudah merupakan keharusan bagi orang percaya, apalagi menolong anggota keluarga kita sendiri. Kasih tidak cukup hanya diungkapkan lewat kata-kata, akan tetapi juga lewat tindakan. Bagaimana mungkin Anda mengasihi Tuhan jika Anda tidak dapat mengasihi orang yang dekat dengan Anda?

Karenanya, jika Anda tahu ada sanak saudara yang membutuhkan pertolongan, janganlah menunda untuk menolongnya. Meskipun seperti Lot yang pernah berselisih dengan Abram, kita pun pernah memiliki sejarah yang kurang baik dengannya. Justru itu menunjukkan kualitas ketulusan kasih kita. Jika kita baik dengan orang yang baik dengan kita, apakah kelebihan kita dari mereka yang belum percaya? (Luk. 6:33).

Doa: “Kami mau mengasihi bukan dengan perkataan saja tetapi lewat perbuatan. Tolonglah kami, ya Roh Kudus. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …