
ANAK, TUNAS POHON ZAITUN
Mazmur 128
Mazmur 128:3b. “Anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!”
Pohon zaitun merupakan salah satu pohon yang berharga bagi orang Yahudi. Pohonnya kokoh dan berbuah lebat. Kegunaannya sangat banyak, antara lain: cabang-cabangnya digunakan untuk membangun pondok-pondok pada hari raya bulan ketujuh; kayunya dapat dipakai untuk membuat perkakas rumah tangga: Buahnya dapat dimakan; minyaknya dipakai dalam peribadatan bersamaan dengan persembahan korban, untuk membuat roti, sebagai bahan dasar salep, untuk merias rambut, untuk bahan bakar lampu minyak, juga berfungsi sebagai obat. Minyak pohon zaitun sangat harum yang membuat wajah berseri-seri. Juga dari tunas pohon zaitun itu akan menghasilkan buah yang lebat.
Di sini kita dapat mengerti bila pemazmur menggambarkan anak-anak yang tahu menghormati, mengasihi orangtuanya, maka masa depan sang anak akan sangat berbahagia. Anak-anak yang beribadah dan melayani Tuhan adalah kebahagiaan bagi orang tua.
Biji pohon zaitun luarnya keras, tidak gampang dipecahkan, tetapi dalamnya lembut. Itulah gambaran anak-anak yang takut akan Tuhan, tidak mudah digoyahkan oleh arus dunia ini.
Mari didik anak-anak kita sejak kecil untuk takut akan Tuhan.
Doa: “Roh Kudus, ajar kami untuk mendidik anak-anak kami untuk takut akan Tuhan, agar masa depan yang penuh harapan yang Allah sediakan dapat mereka nikmati. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung