Renungan Harian, 11 Juni 2019

DIAMNYA ADAM

Kejadian 3:1-8

Kejadian 3:6. “Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.”

Sekarang ini kian ditengarai, sumber dari persoalan baik di dalam keluarga maupun masyarakat ialah ketiadaan figur pria yang berkarakter pemimpin. Anak-anak kehilangan sosok dan model seorang ayah. Teladan kepemimpinan yang benar kian merosot dan kabur dari generasi ke generasi. Kebangkitan dan kepemimpinan para pria sejati sungguh dinantikan. Seolah-olah dunia ini sedang mempertanyakan di mana gerangan si Adam.

Allah menciptakan Adam sebagai pemimpin. Baik atas seluruh ciptaan maupun atas keluarganya sendiri. Namun tatkala Hawa sedang digoda oleh ular, Adam diam saja. Tak ada pendapat. Sepi nasihat. Dibiarkannya Hawa bergulat mengolah argumentasinya sendiri. Padahal Adam ada di situ bersama-sama dengan dia (ay. 6). Ujungnya, bukan hanya bungkam membisu, Adam malah ikut makan buah terlarang di taman Eden itu. Akibatnya, kehidupan menjadi berantakan. Dosa memorakporandakan semua.

Terlalu sering dosa ditimpakan penyebabnya hanya pada pihak yang dipandang aktif berperan di dalamnya saja. Padahal andil kepasifan pun patut diwaspadai. Diam tak selamanya baik. Tidak benar kita hanya diam apatis serta membiarkan sesuatu yang salah jika itu berada dalam ruang lingkup tanggung jawab kita. Apalagi jika peran kita ialah selaku pemimpin, entah dalam keluarga, gereja, atau masyarakat.

Dibutuhkan pria-pria yang mau memikul tanggung jawab sebagai role model pria sejati untuk generasi ini sehingga mereka tidak terhilang.

Tuhan menghadirkan pemimpin agar ia berinisiatif, untuk memikul tanggung jawab meluruskan yang bengkok.

Doa: “Tuhan Yesus, ampuni kami jika sebagai pria dan pemimpin kami bersikap pasif dan melalaikan tanggung jawab kami. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …